Saturday, January 24, 2009

Computer Games: Berbahayakah?

Salah satu pandangan yang saya bawa ke alam pendidikan yang saya masuki setahun lalu adalah pandangan bahwa siswa (atau anak-anak) justru harus kita dorong untuk mampu dan senang bermain game komputer, bukan melarangnya. Salah satu hasil dari keyakinan itu adalah lab komputer sekolah yang saya pimpin saat ini tidak pernah sepi dari suara nyaring melodi game komputer yang dimainkan siswa (termasuk guru) baik dalam jam sekolah maupun diluar jam sekolah. Saya pun menuai kritik serta muka cemberut orang tua siswa yang menganggap bahwa game komputer, apapun alasannya, adalah negatif. Terutama bila dilihat dari sisi ketagihannya.

Sulit untuk membuktikan keyakinan saya itu dalam waktu yang sangat singkat. Namun ada satu keadaan yang jelas saat ini, yaitu hampir tidak ada siswa di sekolah kami yang tidak mahir memainkan jari-jarinya diatas keyboard, semakin sedikit pula yang matanya cepat lelah didepan monitor komputer. Lebih nikmat lagi ketika menyaksikan anak-anak tadi berteriak kegirangan ketika memenangkan suatu pertandingan game online karena logika dia lebih tajam dibanding musuhnya, ataupun karena kecepatan jarinya memainkan mouse lebih cepat dibanding musuhnya.

Saya bukan penggemar game, bahkan game yang bisa saya mainkan sangat sedikit, apalagi memenangkannya. Namun saya sangat antusias mengamati perkembangan aplikasi game komputer yang berkembang, juga aktif mengamati perilaku anak-anak yang bermain game-game tersebut.

Kalaulah para orangtua mau meluangkan waktu sedikit saja untuk menyelami apa yang terjadi dengan perkembangan pikiran anak-anaknya dengan semakin ketagihannya mereka terhadap game komputer, pastilah mereka akan tercengang.

Saya adalah pengguna serius dari banyak aplikasi komputer mulai dari Microsoft Office hingga Adobe Premiere yang membutuhkan kemampuan teknis tinggi untuk dapat mengoperasikan serta memanfaatkannya untuk pekerjaan. Pada satu sisi, saya bahkan menikmati bekerja dan berkreasi dengan aplikasi-aplikasi serius tadi. Namun ketika saya harus dihadapkan pada aplikasi game Commandos yang dimainkan dengan fasihnya oleh keponakan saya yang kelas 4 SD, saya betul-betul bengong dan tidak mampu secara cepat mencerna logika dasar pengoperasian aplikasi itu.

Sebagai informasi, Comandos adalah suatu game komputer yang cukup populer dimana sebagai pemain, kita bertindak sebagai seorang komandan lapangan dari anggota pasukan khusus sekutu di PD II untuk menyusup dan menghancurkan pasukan Jerman. Permainan dibagi kedalam skenario-skenario tertentu dengan tingkat kesulitan berbeda-beda. Dengan kecanggihan teknologi, aplikasi game ini sangat nyata dan kita dapat mengontrol begitu banyak hal dari pasukan kita mulai dari peralatan yang dipakai, obat-obatan, cara memanjat/merayap, dll. Akibatnya? Control panel begitu rumitnya karena begitu banyak yang harus diatur.

Anda pernah pakai Microsoft Word untuk mengetik surat? Yang perlu anda ketahui hanyalah pengetahuan akan huruf abjad yang tertulis di keyboard serta beberapa fasilitas sederhana seperti menebalkan, memiringkan, membesarkan huruf. Benar? Untuk menjalankan Commandos, anda perlu berbagai variasi tombol keyboard untuk merayap, meloncat, mencabut pisau, menembakkan pistol, menembakkan bazooka, mengganti pakaian untuk menyamar, melempar granat, mengemudikan truk, berenang, menyelam, mengobati luka, dll... (masih banyak lagi fungsi lainnya). Pada saat bersamaan, pemain harus mengendalikan 4-5 anggota pasukannya yang tersebar di berbagai lokasi, sehingga terkadang layar harus dibagi 4-5 segmen.

Perlu saya ulangi, keponakan saya yang kelas 4 SD memainkan game ini dengan tingkat keterampilan yang sangat tinggi, semua variasi tombol keyboard untuk fungsi-fungsi tadi bisa dia hapal diluar kepala (karena kalau tidak dia pasti kalah). Yang lebih hebat lagi, otaknya bisa bekerja mengendalikan 4-5 orang anggota pasukan untuk bergerak bersamaan dengan tugas dan musuh berbeda-beda.

Dulu, bahkan sekarangpun masih terjadi di kantor-kantor, dimana kita sering uring-uringan karena masalah file yang kita buat tidak bisa tersimpan atau rusak, dsb. Problem kita masih pada tahap seperti itu. Tahap itu sudah terlampaui oleh anak-anak generasi Commandos ini. Mereka terlalu canggih untuk hanya direpotkan oleh masalah kecil seperti itu.

Ratusan bahkan ribuan anak seusia keponakan saya itu juga punya kemampuan yang sama dalam memainkan ribuan jenis game komputer yang dari hari ke hari semakin rumit saja. Fenomena apa ini?

Berinteraksi dengan komputer adalah masalah logika. Karena pembuat aplikasi (baik perkantoran maupun game) adalah orang dari negara maju yang pintar dan pemikirannya sudah sangat advance dan jauh dari cara berpikir kita, maka muncullah berbagai masalah ketika kita masih baru mulai berkenalan dengan komputer. Kalau anak-anak kita dengan mudahnya belajar dan memainkan game-game canggih yang ada, artinya (menurut pendapat saya) cara berpikir mereka atau logika berpikir mereka sudah sama dengan para pencipta game-game tersebut.

Apakah ini baik? Tentu saja!

Dengan pemberian arah yang jelas terhadap anak-anak berlogika internasional ini, mereka akan tumbuh dengan sangat cepat dalam berinteraksi dengan program komputer secanggih apapun.

Jadi, menurut keyakinan saya, bermain game adalah suatu proses "fine tuning" (atau penyamaan frekuensi) dari logika berpikir anak-anak kita dengan logika berpikir aplikasi komputer yang canggih tadi. Pada saat bersamaan, game juga secara nyata mempertajam daya analisis anak-anak untuk mengolah informasi dan mengambil keputusan cepat yang jitu.

Namun, tentu saja kenyataan juga harus kita masukkan kedalam perhitungan. Kenyataan itu diantaranya adalah kecanduan anak yang akut terhadap permainan komputer semacam ini. Mereka bisa lupa segala-galanya akan tugas mereka yang lain.

Apakah ini melemahkan keyakinan saya? Tentu saja tidak. Ada banyak anak yang berhasil prestasi sekolahnya sementara pada saat bersamaan bisa tetap punya waktu menikmati permainan game nya. Ingat: Salah satu yang diasah dalam permainan komputer masa kini adalah kemampuan untuk melakukan multitasking (melakukan banyak tugas pada saat bersamaan). Mustinya mereka sudah sangat terbiasa untuk berpikir ganda seperti belajar, main game dan bantu orang tua di rumah.

Mungkinkah? Pasti mungkin. Caranya?

Saya sendiri belum punya jawaban instan yang jitu. Namun yang pasti, jangan biarkan anak anda dijauhkan dari game-game komputer, mereka akan dapat banyak pelajaran hidup yang sangat berharga disana.


Sumber : http://e-majalah.com/


Thursday, January 22, 2009

"Cempaka Putih", Kitab Kamasutra Melayu di Riau

Sekitar 350 naskah kusam tertata rapi di lemari Kantor Yayasan Kebudayaan Indrasakti di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. "Itu naskah yang dapat kami pertahankan, selebihnya berada di Malaysia, dan Singapura," kata Raja Malik Hafrizal, 36 tahun, ahli waris Melayu Lingga Riau, di kantornya, Senin, bertepatan dengan 1 Muharram 1430 H.

Beraksara Arab-Melayu, naskah-naskah peninggalan zaman Belanda itu nyaris tidak diperhatikan pengunjung lokal, meski menyimpan ribuan kisah kejayaan Kerajaan Melayu Lingga Riau, termasuk tentang teknik hubungan intim yang islami. "Kamasutra" Pulau Penyengat, dalam koleksi perpustakaan naskah kuno Indrasakti, belum pernah dipublikasikan.

Sekitar sepuluh naskah kuno tentang kehidupan seks warga dan keluarga raja masih tersimpan di Indrasakti. Pengarangnya antara lain, Raja Abdullah yang pada zamannya akrab dipanggil Abu Muhammad Adnan.

Abu Muhammad Adnan mulai menulis tentang hubungan biologis masyarakat Melayu di Pulau Penyengat pada pertengahan hingga akhir abad ke-19. Dia adalah putra dari Raja Ali Haji, penulis syair Gurindam 12 yang tersohor di dunia, Bapak Bahasa Indonesia yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia.

Salah satu judul naskah kuno karangan Abu Muhammad Adnan adalah "Cempaka Putih." Kitab itu mengenai hubungan seks yang dihalalkan Islam, dilengkapi dengan foto lelaki dan perempuan yang sedang melakukan hubungan intim.

Karya Abu Muhammad tertata rapi dalam 150 halaman, baru-baru ini diselamatkan Raja Malik dari serangan rayap. Kendati sudah kusam, kitab dengan aksara Arab-Melayu itu masih utuh.

Bagi peneliti kebudayaan dan kolektor naskah tua, "Cempaka Putih" adalah permata yang memiliki nilai kebudayaan yang tinggi. "Ceritanya erotis, tapi mendidik," kata Raja Malik yang juga Ketua Pusat Maklumat Kebudayaan Melayu Kepri-Pulau Penyengat.

Selain menampilkan beberapa teknik/gaya hubungan seks, "Cempaka Putih" juga menuliskan sebuah doa sebelum berhubungan intim. "Seperti Kamasutra India. Raja Abdullah menceritakan kisah kehidupan seksual masyarakat Melayu pada zamannya. `Kamasutra Melayu`, berdasar ajaran Islam," ujarnya.

"Cempaka Putih" memberi gambaran betapa pentingnya hubungan seks dalam sebuah keluarga yang harmonis. "Hubungan seks yang tidak meninggalkan ajaran Islam. Enak tapi tidak berdosa," ujar Raja Malik, tersenyum.

"Nyaris hancur. Tapi tulisannya masih utuh sehingga dapat dibaca," katanya. Setelah "Cempaka Putih", muncul beberapa naskah "kamasutra" lain dengan penulis yang berbeda di zaman itu. "Naskah kuno Melayu dengan gaya Kamasutra India yang berhasil kami simpan sekitar sepuluh," ujarnya.

Perempuan

Istri Abu Muhammad Adnan, Khatijah Terung, juga seorang penulis. Khatijah tidak ingin melewati kesempatan untuk menulis naskah tandingan yang lebih menonjolkan perempuan dalam kehidupan seksual.

Naskah Khatijah Terung berjudul "Kumpulan Gunawan", terdiri atas 197 halaman, dilengkapi dengan tulisan, lukisan dan foto yang menggambarkan hubungan seksual antara suami dan istri.

Karyanya itu juga dikenal dengan sebutan Gerak Tujuh yang identik dengan gaya perempuan dalam melakukan hubungan seksual dengan suaminya. "Naskah `Kumpulan Gunawan`masih utuh, tidak rusak," kata Raja Malik.

Raja Malik mengatakan, naskah-naskah "Kamasutra" Melayu akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. "Naskah itu ditulis dalam bentuk Arab-Melayu. Kami akan alihaksarakan ke dalam bentuk bahasa Indonesia tanpa mengurangi kekhasan Melayu," katanya.

Buru naskah

"Para kolektor dari Malaysia memburu naskah kuno Melayu yang berada di Pulau Penyengat, Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga," ujar Raja Malik. Sekitar 50 naskah kuno yang bermuatan sejarah, sastra dan agama telah dijual warga Kepri kepada kolektor dari Malaysia. Sebagian kecil naskah kuno Melayu Kepri kini berada di Lembaga Kebudayaan Melayu Singapura.

"Kebanyakan kolektor Malaysia yang berhasil membeli naskah kuno dari warga masyarakat Kepri yang mendapatkannya sebagai warisan," ujarnya. Raja Malik mengatakan, kolektor-kolektor dari Malaysia dan Singapura berupaya merayu pemegang naskah kuno. Kolektor memiliki penawaran tersendiri terhadap naskah-naskah kuno yang dijual warga.

"Saya juga sering dibujuk kolektor dari Malaysia, Singapura, maupun dari beberapa negara lain," katanya. Harga naskah sejarah kuno lebih tinggi dibanding sastra dan agama.

"Naskah-naskah kuno yang berhasil kami selamatkan sekitar 317," kata Raja Malik yang pernah mendapat Penghargaan Penyelamatan Aset Budaya mMlayu Kepri dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Menurutnya, hingga sekarang aset-aset budaya Kepri belum diinventarisasi sehingga tidak diketahui berapa banyak yang masih tersisa. Seharusnya, pemerintah menyediakan museum untuk menyelamatkan yang masih tersisa atau disimpan oleh warga.

"Pemerintah pernah membeli naskah kuno yang disimpan oleh pewarisnya. Namun, tidak sebanding dengan yang masih berada di tangan warga," katanya. Perhatian pemerintah, dinilainya hanya pada terfokus pada pemeliharaan kuburan raja-raja, benteng dan pemeliharan mesjid Pulau Penyengat.

"Seharusnya apapun jenis aset yang menunjukkan identitas kekayaan budaya Melayu diselamatkan," katanya. Pulau Penyengat, 240 hektare, hingga dewasa ini dikenal sebagai pulau sakral, bersih dari kegiatan-kegiatan yang melanggar ajaran agama.

Masyarakat pulau itu mempertahankan kegotongroyongan dan budaya Melayu yang bercorak Islam hingga sekarang. Tidak ada pedagang yang menjual minuman keras. Tidak ada lokalisasi pelacuran dan perjudian.

"Jangan coba-coba melakukan kegiatan tidak baik di Pulau Penyengat," kata Iwan Kurniawan, pengacara yang pada hampir setiap perayaan keagamaan Islam mengunjungi Penyengat, pulau di seberang Ibukota Tanjungpinang. (antara.co.id)

Choeung Ek, Tempat Pembantaian 17.000 Manusia

Choeung Ek, lokasi yang dahulu adalah kebun buah dan pemakaman China yang berjarak 17 km sebelah selatan Phnom Penh, Kamboja, yang sangat dikenal dengan sebutan The Killing Fields, dimana rezim Khmer Rouge mengeksekusi 17.000 orang antara tahun 1975 - 1979. Di Choeung Ek sendiri ditemukan 8.895 mayat setelah runtuhnya rezim Khmer Rouge. Banyak di antara yang meninggal sebelumnya ditahanan di Penjara Tuol Sleng.

Saat ini, Choeung Ek menjadi monumen bersejarah yang ditandai dengan sebuah stupa Budha. Stupa ini pada sisi-sisinya berupa kaca sehingga dapat dilihat dari luar, dan di isi lebih dari 5.000 tengkorak manusia.

vora Chapel Bangunan Yang Terbuat Dari Tengkorak Manusia

Dibawah ini adalah beberapa gambar bangunan di Portugal yang disebut dengan "Evora Chapel" struktur dari bangunan Evora Chapel ini terbentuk dari tengkorak kepala dan juga tulang-tulang manusia.















Konon ribuan kerangka manusia yang digunakan sebagai kontruksi dasar bangunan Evora Chapel di Portugal itu merupakan kerangka para korban keganasan pada masa-masa revolusi industri yang terlajadi di benua eropah beberapa abad yang silam

Inilah manusia hasil kloning pertama di dunia

Eve bayi perempuan hasil cloning pertama didunia kini berusia 5 tahun, sehat dan kini mulai menginjak pendidikan Taman Kanak Kanak di pinggiran kota Bahama.


Foto: Eve Pada Masa-Masa Di Kloning

Era manusia super mungkin bakal segera terwujud. Dunia tidak akan kekurangan stok manusia-manusia super genius sekelas Albert Einsten atau atlet handal sekelas Carl Lewis atauaktris sensual Jennifer Lopez. Manusia-manusia super itu bakalan tetap lestari di muka bumi. 100% sama persis, yang beda hanya generasinya.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kedokteran telah menghilangkan ketidakniscayaan itu. Melalui teknologi kloning, siapapun bisa diduplikasi.

Klaim Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, yang sukses menghasilkan manusia kloning pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu makin mendekatkan pada impian tersebut. Walaupun ini masih sebuah awal.

Clonaid adalah sebuah perusahaan yang didirikan sekte keagamaan Raelians tahun 1997. Mereka mempercayai kehidupan di bumi diciptakan mahluk angkasa luar melalui rekayasa genetika.

Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid tahun 2002. Dari 10 implan, lima gagal. Empat bayi kloning lainnya akan dilahirkan tahun ini, bahkan bayi kloning kedua akan lahir minggu ini.

Clonaid berencana mengimplantasi 20 klon manusia Januari ini. Pada saat bersamaan, para ahli independen akan diundang untuk melihat prosesnya sehingga bisa menyaksikan bagaimana contoh kloning, pertumbuhan embryo dan implantansinya.

Soal kekhawatiran banyak pihak tentang ketidaksempurnaan hasil kloning pada binatang yang dijadikan model pada kloning manusia, Broisselier menandaskan, kedua prosedur itu tidak bisa dibandingkan. Masalah yang timbul pada kloning binatang merupakan hasil dari prosedur khusus yang digunakan ilmuwan untuk mereproduksi binatang. Jadi bukan pada proses kloningnya.

"Kami orang-orang serius dan bertanggungjawab karena ini berhubungan dengan masalah kemanusiaan. Kami memberikan hak dan pilihan pada orang tua untuk memilih anak-anak sesuai gen mereka. Jika dalam proses kloning, peneliti Clonaid mendeteksi adanya abnormalitas, janin akan digugurkan," katanya.

Kelahiran Eve merupakan sebuah kejutan. Sebelumnya para ilmuwan bersiap menerima kelahiran bayi kloning pertama 'karya' dokter ahli kesuburan Italia, Dr. Severino Antinori, awal Januari 2003.

Menurut Antinori saat ini ada dua wanita lain yang juga sedang mengandung bayi hasil kloning, dengan usia kandungan 27 dan 28 minggu. Namun ia menolak bertanggungjawab atas proses pengklonan terhadap kedua wanita tersebut, walaupun ia bertindak sebagai penasehat.

Antinori adalah ahli kesuburan yang piawai. Ia telah mendeklarasikan keberhasilannya mengklon babi dan primata dan berhasil menerobos prosedur fertilitas konvensional dengan membuat seorang wanita hamil pada usia 62 tahun pada 1994.

Kebanyakan ilmuwan setuju, reproduksi manusia dengan cara kloning memang memungkinkan. Namun mereka menekankan, eksperimen seperti itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tingginya resiko kematian dan gangguan pasca kelahiran.

"Upaya mengkloning manusia adalah tindakan tidak bertanggungjawab dan menjijikkan serta mengabaikan banyaknya bukti ilmiah dari 7 spesies mamalia yang sejauh ini sudah dikloning," kata Rudolf Jaenisch, ahli kloning dari Massachusetts Institute of Technology.

Ilmuwan Roslin's Institute, Ian Wilmut yang berperan dalam kelahiran Dolly menegaskan, kloning pada manusia amat mengejutkan karena jumlah kegagalan yang tinggi dan kematian pada bayi yang baru lahir.

Kloning pada binatang menunjukkan adanya kelemahan. Dolly, mamalia pertama yang berhasil dikloning terbukti menderita arthritis pada usianya yang masih muda.

Domba betina ini dikloning dengan teknik kloning transfer inti sel somatik (sel tubuh). DNA Dolly berasal dari sel tunggal yang diambil dari sel telur induknya yang kemudian difusikan dengan sel 'mammary' (sel kelenjar susu). Sel yang telah bergabung berkembang menjadi embryo yang kemudian ditanamkan pada biri-biri pengganti.

Walau dikatakan berhasil, prosedur kloning ini tidaklah sempurna. Diperlukan 227 percobaan sebelum akhirnya tercipta Dolly. Kloning pada manusia lebih rumit dengan resiko yang besar dan sangat potensial terjadi kesalahan. Para ilmuwan khawatir, penggunaan teknik ini pada manusia akan 'memunculkan' malformasi.

National Bioethics Advisory Commission mengemukakan, penggunaan binatang guna memahami proses-proses biologi seperti dalam kasus Dolly, memberikan harapan besar bagi kemajuan dunia medis di masa depan. Namun tidak ada pembenaran untuk riset dengan tujuan menghasilkan anak manusia melalui teknik ini.

Para ilmuwan juga amat risau dengan risiko medik dan ketidakpastian yang berhubungan dengan kloning manusia. Salah satu kekhawatirannya adalah jika seorang bayi di klon, maka kromosomnya akan cocok dengan usia donor. Misalnya seorang anak hasil kloning yang berusia 5 tahun akan tampak seperti berumur 10 karena mendapat kromosom dari donor berusia 5 tahun , dengan disertai risiko penyakit jantung dan kanker.

Resiko buruk juga mengintai para wanita yang memutuskan mengandung bayi kloning. Menurut ahli perkembangan embryo pada mamalia, Prof. Richard Gardner, para wanita tersebut beresiko terkena satu jenis kanker yang tidak biasa dan unik pada manusia, yang menyerang rahim, yaitu choriocarcinoma.

Mengacu pada berbagai resiko ini banyak negara melarang dilakukannya riset-riset kloning pada manusia. Presiden AS kala itu Bill Clinton mengeluarkan rekomendasi moratorium atau penghentian riset kloning manusia selama 5 tahun. Hampir semua agama juga melarang teknologi kloning pada manusia.

Namun selain memiliki sisi gelap, penelitian kloning pada manusia sebenarnya memberikan harapan bagi masa depan dunia kedokteran. Teknik kloning memungkinkan dokter mengidentifikasi penyebab keguguran spontan, memberikan pemahaman pertumbuhan cepat sel kanker, penggunaan sel stem untuk meregenerasi jaringan syaraf, kemajuan dalam penelitian masalah penuaan, genetika dan pengobatan.

Bertolak dari manfaat dan mudlaratnya teknologi kloning ini, agamawan, ahli politik, ahli hukum dan pakar kemasyarakatan perlu segera merumuskan mengenai aturan pemakaian teknologi kloning. Sebab ditangan ilmuwan 'hitam', kloning bisa menjadi malapetaka.

Seorang anggota kelompok Raelian, Brigitte Boisselier mengatakan, bukti ilmiah akan diajukan segera, jika saya tidak mengajukan bukti ilmiah, pasti Anda mengatakan saya telah mengarang cerita. Jadi satu-satunya cara adalah kami akang mengundang seorang pakar independen ke tempat orang tua bayi itu. Di sana ia bisa mengambil contoh sel dari bayi dan ibunya, untuk kemudian membandingkannya. Jadi, Anda akan mendapatkan bukti.

Raelian sejauh ini dikenal sebagai sekte agama yang percaya bahwa kehidupan di luar angkasa telah menciptakan kehidupan di bumi. Kelompok yang mendapat pengakuan resmi pemerintah negara bagian Quebec, Kanada, sebagai gerakan agama di tahun 1990-an ini mengklaim memiliki 55 ribu anggota di berbagai penjuru dunia, termsuk Amerika. Kelompok ini memilki sebuah taman yang terbuka untuk umum bernama UFOland, dekat Montreal.

KLONING terhadap manusia (Eve) merupakan sebuah keberhasilan para ilmuwan Barat dalam memanfaatkan sains yang akhirnya mampu membuat sebuah kemajuan pesat -- yang telah melampaui seluruh ramalan manusia. Betapa tidak, cara ini dianggap sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas keturunan: lebih cerdas, kuat, rupawan, ataupun untuk memperbanyak keturunan tanpa membutuhkan proses perkembangbiakan konvensional.

Revolusi Kloning Manusia ini semakin memantapkan dominasi sains Barat terhadap kehidupan manusia, termasuk kaum Muslim.

Apalagi, efek berikutnya dari perkembangan revolusi ini yaitu penggunaan dan pemanfaatannya akan selalu didasarkan pada ideologi tertentu. Bagi kaum Muslim sendiri, meskipun eksperimen ilmiah dan sains itu bersifat universal, dalam aspek penggunaannya harus terlebih dulu disesuaikan dengan pandangan hidup kaum Muslim.

Persoalan yang pertama adalah terkait dengan kontroversi adanya "intervensi penciptaan" yang dilakukan manusia terhadap "tugas penciptaan" yang semestinya dilakukan oleh Allah SWT. Dan persoalan yang kedua adalah bagaimana posisi syariat menghadapi kontroversi pengkloningan ini. Apakah syariat mengharamkan atau justru sebaliknya menghalalkan?

Dikutip Dari Berbagai Sumber

Thursday, January 8, 2009

5 Plug-in Ciamik di Browser Firefox

Firefox merupakan salah satu browser yang pertumbuhan penggunanya paling banyak. Bagi pengguna Firefox tentu sudah tahu kalau browser besutan Mozilla tersebut memiliki banyak plug-in.Plug-in adalah tools tambahan yang bisa diinstal pada browser Mozilla Firefox untuk menambah suatu kemampuan atau fasilitas tertentu, meningkatkan kenyamanan berinternet atau mempercantik tampilan browser.
Ada ribuan plug-in tersedia di Firefox yang dapat diinstal dan didownload secara gratis. Berikut ini adalah lima plug-in Firefox yang berguna dan cukup populer di kalangan pengguna internet versi Techdream. Apa plug-in favoritmu?
1. AutocopyDengan menggunakan plug-in ini, Firefox secara otomatis akan mengcopy teks yang telah diblok. Kita tidak perlu lagi menekan tombol Ctrl + C sehingga lebih hemat waktu. Plug-in Autocopy ini dapat didownload di: https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/383
2. Fire UploaderDengan plug-in ini, Anda dapat mengupload atau mendownload video, gambar ataupun file dokumen dari situs apapun termasuk Flickr, Google Picasa Album, Youtube, Facebook, Box.net. Interfacenya pun sangat user friendly. Download plug-innya di: http://www.fireuploader.com/#fupHome
3. GMail ManagerPlug-in ini sangat berguna bagi pemilik account GMail. Dengan plug-in ini, Anda dapat mengatur berbagai akun GMail dari Firefox dan memantau apakah ada e-mail baru atau tidak.
  • Beberapa fitur yang menarik dari plug-in ini adalah:
    Secara otomatis login dan membuka inbox hanya dengan satu kali klik.
    Menampilkan jumlah email yang belum dibaca pada inbox.
    Daftar 10 pesan yang paling terbaru.
    Memunculkan alert ketika ada email baru masuk.
    Kustomisasi icon pada toolbar/statusbar.
  • Plug-in GMail Manager ini dapat Anda download di: https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1320

4. FoxmarksPlug-in ini memungkinkan Anda mengakses bookmark di komputer manapun karena plug-in ini akan menyimpan salinan bookmark yang ada di server. Walhasil, Anda dapat mengakses bookmark dari komputer manapun. Plug-in akan sangat berguna bagi Anda yang sering menggunakan komputer yang berbeda-beda. Untuk mendownloadnya, kunjungi link berikut ini: http://www.foxmarks.com/

5. IE TabAda beberapa website yang hanya dapat berjalan pada browser Internet Explorer (IE). sehingga mau tidak mau Anda harus menggunakan IE. Firefox menyediakan plug-in bernama IE Tab. Dengan plug-in ini Anda bisa membuka tab baru yang merupakan tab IE pada browser Firefox, tanpa perlu membuka window IE. Download IE Tab melalui link: https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1419

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...