Sunday, August 23, 2009

Kogyaru, Fashion anak SMA di Jepang

Definisi Kogyaru

Istilah Kogyaru berasal dari kata Ko dan Gyaru, kō yang disingkat dari kata kōkō dalam bahasa Jepang yang berarti SMU dan gyaru dari kata girl dalam bahasa Inggris yang berarti gadis

Ciri-ciri umum Fashion Kogyaru

1. Sailorfuku atau seragam pelaut
Kogyaru biasanya mengenakan seragam sejenis seragam angkatan laut (sailorfuku) dengan rok mini pendek di atas lutut. Warna dan model tergantung SMU.

2. Loose Sock
sejenis kaos kaki longgar yang terkenal di Jepang, yang mulai populer di Jepang pada tahun 1995, bentuknya lebar, panjang (mencapai lutut) dan sengaja dibuat mencuat ke bawah hingga tulang kering seperti penghangat kaki.

3. Atsuzoko
berasal dari kata atsu yang berarti tebal dan zoko atau soko yang berarti sol atau hak sepatu, jadi atsuzoko dapat diartikan sebagai hak sepatu yang tebal. Atsuzoko disini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut sepatu ber hak tinggi yang mencapai 25-30 sentimeter.

4. Chapatsu
warna rambut yang sedang populer dikalangan Kogyaru yaitu rambut yang di warnai pirang kecoklatan. Chapatsu dibuat dengan cara bleaching, yaitu memutihkan warna rambut asli, ataupun pewarnaan (dyeing).

5. Asesories
tas-tas dan jam tangan bermerk seperti Gucci, Louis Vutton yang sangat mahal dan terkenal. ponsel-ponsel terbaru dan canggih yang mendukung lifestyle mereka.

Pusat kebudayaan dan aktivitas Kogyaru

* Sekitar distrik Shibuya, Dept. Store: Shibuya 109 (Ichimarukyu)
* Ikebukuro,
* di sekitar Harajuku,
* tempat mereka bisa menemukan karaoke murah, fast food, barang-barang bermerk, dan keramaian.

Fashion

Kogyaru dan Budaya
Budaya anak muda dan perkotaan (Youth Culture and Urban), yaitu budaya yang dinikmati untuk bersenang-senang diantara teman sebaya, dengan menekankan pada penampilan dan gaya, di kalangan remaja atau kaum muda perkotaan.

* Budaya bersenang-senang
* Hubungan lebih ditekankan pada hubungan teman sebaya daripada keluarga
* Kelompok kaum muda yang tertarik kepada gaya, seperti pemilihan pakaian yang berbeda, musik, bahasa pergaulan, dan penampilan diri
* Penguin Dictionary of Sociology dalam Nur (2003)

Upaya mendukung lifestyle kogyaru:
Gadis remaja seperti Kogyaru banyak melakukan kerja freeter guna mendukung lifestyle mereka, meskipun beberapa dari mereka ada yang bergantung pada latar belakang orang tua yang kaya (parasit single).

Daftar Pustaka:
Kawamura (2004). Jurnal: The Japanese Teens as Producers, Marketers, and Distributors of Street Fashion. Fashion Institute of Technology State University of New York.
Kogal .(2005). http://en.wikipedia.org/wiki/Kogal
Nur, Izumi Diana. (2003).Trend Fashion di Kalangan Remaja Putri Jepang (Suatu Perspektif Aktualisasi Diri).
http://en.wikipedia.org/wiki/shibuya




Inang-inang, sosok wanita Batak



Ai tung so boi pe ahu laho da tu paredang-edangan. Tarsongon dongan-dongan hi da na lobi pancarian alai anggo anakkonhi da ndang jadi huhurangan. Anakkonhi do hamoroan di ahu……

Nang so tarihuthon pe angka dongan dongan. Ndada pla marsak ahu disi. Alai anakkonhi da ndang jadi hatinggalan, sian dongan magodang nai . Gogo pe ahu mancari arian nang bodari, laho pasingkolahon gellenghi. Aing ingkom marsingkola, do satimbo-timbona, sindat ni natolap gogokhi

Saya sangat kagum dengan wanita Batak, kokoh, kuat dan mau banting tulang bagi keluarganya. Dan saya juga pernah jatuh cinta dengan kekuatan itu, sehingga jangan kaget banyak lelaki dari suku lain yang menikah dengan wanita perkasa yang biasa disebut dengan istilah ‘Inang-inang” seperti dalam lagu khas Batak diatas.

Dan lagu ‘Inang-Inang’ tersebut diatas tidak terbatas pada kecintaan ibu pada anaknya, tetapi juga merupakan perwujudan nilai mengenai arti dan kedudukan anak serta watak kompetitif suku Batak. Nilai lain bahwa hidup tidak sekedar harta kekayaan semata, melainkan pada kualitas reproduksi generasinya, disitulah inang-inang bekerja siang malam. Bahkan pengertian Inang-inang ini dipersempit sebagai seseorang yang berusaha membawa barang dari singapura atau tanjung pinang ke Jakarta, citra dalam masyarakat Batak Toba-pun tidak selalu positif. Begitu penelitian Nurmala Kartini Pandjaitan dalam skripsinya berjudul : “Kegiatan dagang inang-inang : kedudukan dalam keluarga dan masyarakat batak Toba di Jakarta”, 1977. Kartini berpendapat bahwa umumnya orang Batak mengasosiasikan kalau inang-inang dengan kegiatan dagang berlayar.bahkan dianggap sebagai penyelundup, selain itu dikhawatirkan moral inang-inang ini, karena selama dalam pelayaran kerap tidur didekat yang bukan keluarga atau suami dan sisi lain pekerjaannya menyebabkan mereka mengabaikan tugas rumah tangga. Tapi itu dulu bagaimanakah pendapat sekarang ?

“Dan sejak dulu wanita Batak sumber ekonomi bagi pria. Masyarakat batak yang menganut system kekerabatan patrilneal, mengikuti garis pria, melihat wanita sebagai factor reproduksi. Makin banyak anak yang dilahirkan, keadaan ekonomi akan lebih baik. Sebab anak merupakan tenaga kerja, disamping prajurit dalam pperangan. Dalam setiap huta (kampung berdasarkan ginealogi) saja, rumah paling pinggir adalah dari keluarga wanita. Dengan demikian seandainya ada perang, pihak wanitalah yang paling awal berhadapan dengan musuh. Ini menunjukan bahwa anak perempuan juga dimanipulaskan”, begitu diungkapkan oleh Drs. B.A Simanjuntak, dosen IKIP medan tentang sosok wanita Batak.

Begitu juga kita lihat filsafat Batak yang instisarinya adalah hamoraon (kekayaan), hasangapon (terhormat) dan hagabeon (punya banyak anak), maka wanitalah sebenarnya yang mewujudannya. Ini bukan karena hanya ia melahirkan anak sebanyak-banyaknya, tetapi juga harus membesarkannya sehingga menjadi orang berhasil yang tercermin pada kekayaan dan terhormat. Bagi orang batak, terhormat tidak ada artinya kalau kantong kosong, sebaliknya harta berlimpah tidak ada artinya kalau tidak punya anak. Begitu pula kalau harta melimpah dan anak banyak, tetapi mempunyai cacat dimata masyarakat.

Tetapi dari dulu wanita Batak memang hampir menjadi sapi perahan. Mereka melaksanakan tugas rumah tangga disamping berladang. Sebaliknya pria lebih suka minum-minum, ngobrol, sabung ayam dan memperdalam perdukunan, suami bisa merantau berbulan-bulan. Ini artinya wanita harus memikul beban rumah tangga. Kenapa persepsi itu terjadi, bisa jadi adanya penyimpangan kosep raja. Bagi orang batak, semua pria merasa dirinya raja. Ini hanya karena moyang mereka membuka huta dan kemudian disebut raja huta. Selanjutnya keturunan mereka pun menganggap dirinya raja. Dan kalau sudah raja, tidak ada keharusan bekerja keras. Malah sebaliknya bisa berbuat menurut keinginannya yang dalam bahasa batak disebut lomokku di ahu (semau gue). Tapi saya punya anggapan itu mitos, masih ada lelaki batak yang mau banting tulang untuk memperjuangkan hamoraon (kekayaan), hasangapon (terhormat) dan hagabeon (punya banyak anak), buktinya suku Batak ada dimana-mana bahkan sampai ke manca negara dan lelaki Batak terkenal sebagai pekerja ulet dan kesuksesan para perantau di Jakarta menunjukan semangat kerja keras yang luar biasa.

Namun sunguhpun pria atau suami bukanlah suatu titik beku diskriminasi, kenyataan kadang-kadang sangat memilukan. Dihampir semua tempat di Tapanuli Utara misalnya banyak pria lebih banyak menghabiskan waktunya diwarung. Di Limbog dan Sagala yang menurut mitologi dalam Sianjur Mula-mula disebut sebagai asal-muasal orang batak, warung kopi dan pakter tuak sangat ramai dikunjungi kaum pria.

Pria batak sangat tersinggung kalau disebut wanita yang lebih giat. Bahkan mereka juga menolak jika penghargaan terhadap wanita sangat kurang, kendati dalam adat selalu tampil lelaki. Tapi yang pasti bahwa hampir seluruh lagu pop batak menyenandungkan seribu celaka jika ibu meninggal. Penderitaan ibu tak ada habis-habisnya ditangisi dalam lagu batak sebaliknya ayah malah kerap dikecam sebagai sumber bencana kerena berjudi dan mabuk atau juga menelantarkan keluarga.

Derita ibu (Ina) dituangkan dalam lagu Opera Serindo, ciptaan seniman besar Batak almarhum Tilhang Gultom, mengungkapkan penderitaan ibu secara lebih dahsyat. Dikisahkan senandung seorang ibu pada anaknya (O…Ucok). Suaminya pergi entah kemana. Hati remuk redam, rasanya ingin menerjunkan diri hingga kedasar bumi. Tapi apakah mungkin melakukan hal ini, sebab dulupun wanita ini memperoleh kasih sayang dari ibunya. Maka ia bertekad bekerja keras untuk membesarkan anak yang ditinggal ayah itu, sampai suatu waktu bis berhasil dalam hidupnya. Dan kalau suatu waktu suaminya mengambil anak itu, wanita ini tidak mungkin bisa menolaknya, karena marga suami otomatis melekat pada anak. Dalam hal ini suami akan tinggal sendiri, meratap seorag diri. Tapi biarlah anak itu bisa mencapai cita-citanya.

Di lapo tuak di Siantar, Medan, Prapat, Porsea, Balige, Tarutung bahkan sampai ke pelosok-pelosok Samosir, senandung penderitaan ibu tidak pernah absen. Dinyanyikan dengan nada tinggi dan kompak, suara mereka mengalun memecahkan kesunyian malam. Begitu indah terdengar suara mereka, jauh berbeda dengan sikap keras yang ditampilkan masyarakat batak.



Shalat Membantu Penderita Disfungsi Ereksi

Satu lagi hasil penelitian menegaskan bahwa syariat Islam benar-benar yang terbaik bagi kehidupan manusia, termasuk bagi mereka penderita gangguan kesehatan

Kewajipan shalat lima kali sehari semalam ke atas semua umat Islam bermula sejak Rasulullah diangkat ke langit saat peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Begitu istimewa sekali ibadah shalat sehingga Rasulullah SAW naik ke langit bagi menerima Rukun Islam yang kedua ini, tidak seperti ibadah-ibadah lain.
Keistimewaan shalat menarik minat peneliti Universiti Malaya (UM). Minat penelitian ini timbul karena dipandang masih teramat sedikitnya kajian yang komprehensif mengenai shalat dari segi saintifik.
Sebuah studi ilmiah di Malaysia mengungkap manfaat dari ibadah shalat, tidak hanya meningkatkan iman seseorang, tapi melakukannya dengan gerakan yang benar juga bermanfaat untuk kesehatan mental dan fisik, termasuk menyembuhkan disfungsi ereksi.
Manfaat lain yang diungkap dari penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti biomedis di Universitas Malaya adalah, shalat bisa mengurangi detak jantung yang cepat, mengurangi sakit punggung, dan menguatkan otot bawah panggul.
Penelitian ini dikethuai Kepala Biomedical Engineering Department di Universitas Malaya, Prof Madya Dr Fatimah Ibrahim beranggotakan Prof. Dr. Wan Abu Bakar Wan Abas dan Ng Siew Cheok. Menurut Fatimah Ibrahim, berdasarkan hasil studi mereka menemukan shalat dapat membantu pasien penderita disfungsi ereksi.
Mengutip hasil studi peneliti sebelumnya Marijke Van Kampen, Dr. Fatimah mengatakan olahraga untuk otot bawah panggul bisa memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi gejala penyakit disfungsi ereksi.
"Percobaan yang kami lakukan terhadap dua orang pasien penderita disfungsi ereksi, menunjukkan adanya perbaikan yang cepat (dalam hal kesehatan seksual mereka), setelah menjalani "terapi shalat" selama satu bulan," katanya kepada para wartawan setelah pembukaan seminar nasional "Shalat Science" di Masjid Wilayah Persekutuan, Malaysia (5/8). Seminar dibuka oleh mantan perdana menteri Malaysia Tun Abdullah Ahmad Badawi.
Dr. Fatimah mengatakan, gerakan shalat juga bisa mengurangi derita sakit punggung, terutama bagi ibu hamil. Studi itu dilakukan dengan melibatkan pasien penderita sakit punggung biasa dan ibu hamil dari komunitas Melayu, India dan China.
Posisi Rukuk
Menurut Ng Siew Chok yang menjalankan kajian otak dalam dalam penelitian ini mengatakan, setiap pergerakan manusia menghasilkan corak gelombang otak yang tertentu dan unik.
Gelombang otak yang dihasilkan ketika pergerakan meliputi gelombang alfa, beta dan gamma.
Kajian akan dilakukan atas gelombang otak yang dihasilkan ketika bersslat pada setiap posisi seperti rukuk, sujud, I’tidal dan duduk saat tahiyat.
"Shalat jelas secara umumnya melibatkan bacaan serta penghayatan ayat suci Al-Quran, doa-doa serta pergerakan yang didapati menyamai meditasi.
"Semasa solat, berhenti seketika sebelum berganti posisi atau tuma’ninah dapat dikatakan seseorang berada dalam masa ketenangan," katanya.
Dalam kajian ini isyarat otak subjek Muslim yang bershalat direkam dan dianalisis, di mana dua kajian saintifik dilakukan yaitu pada perobahan isyarat otak saat tuma’ninah dan kesan shalat kepada isyarat otak.
Hasilnya, kata Siew Cheok, didapati shalat menghasilkan keadaan tenang kepada otak manusia dan menunaikan shalat amat baik dalam mengekalkan tahap kestabilan mental dan emosi seseorang.
Posisi rukuk dan sujud bisa digunakan sebagai terapi, karena gerakan itu membuat tulang belakang menjadi rileks dan mengurangi tekanan pada syaraf tulang belakang.
"Ibu-ibu non-Muslim hanya melakukan gerakan posisi itu selama terapi berlangsung. Mereka menunjukkan kemajuan hanya dalam waktu satu bulan," katanya.
Dalam penelitian Prof Dr Wan Azman Wan Ahmad, konsultan spesialis jantung di UM Medical Centre, menemukan bahwa detak jantung dapat berkurang kecepatannya hingga 10 kali dalam satu menit pada posisi sujud, di mana kening, hidung, tangan dan lutut kaki menyentuh tanah.
Ia mengatakan, 12 raka'at shalat sama dengan 30 menit olahraga ringan setiap hari seperti yang dianjurkan oleh ahli-ahli kesehatan.
Tahajjud
Sebelum temuan ini, Dr. Mohammad Sholeh asal Indonesia melakukan penelitian hubungan shalat tahajjud dan dampaknya bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan, shalat tahajjud yang dilakukan secara ikhlas dan kontinyu, ternyata mengandung aspek meditasi dan relaksasi sehingga dapat digunakan sebagai coping mechanism atau pereda stres yang akan meningkatkan ketahanan tubuh seseorang secara natural. Penelitian berupa disertasi berjudul Pengaruh Shalat Tahajjud Terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik, juga menunjukkan, bahwa shalat tahajjud bisa menjadi penyembuh penderita kanker ganas.

Sumber : www.hidayatullah.com


Facebook Perbesar Peluang Selingkuh?

Anda seorang yang sangat gandrung pada Facebook? Berhati-hatilah, psikolog mengatakan media ini rawan selingkuh. Lha kok?

Pasangan suami istri diimbau berhati-hati akan pengaruh Facebook (Fb) terhadap hubungan keluarga mereka, karena FB dapat menyebabkan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh.

Psikolog Universitas Medan Area (UMA), Irna Minauli mengatakan, mudahnya akses dalam aplikasi FB untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya, memudahkan seseorang menjalin komunikasi dan hubungan yang luas tanpa ada batasan.

Kemungkinan berselingkuh tersebut disebabkan faktor hubungan perkawinan yang rusak, kurang harmonis, dan tidak langgeng. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa faktor tersebut juga dapat mempengaruhi hubungan pasangan suami-isteri yang baik.

Rusaknya hubungan rumah tangga menyebabkan salah seorang di antara mereka mencari pelarian dari masalah yang dihadapi dalam keluarga, sehingga membuat janji dengan teman yang selama ini dikenal baik, melalui FB. “Cinta lama bersemi kembali (CLBK) berpotensi besar terjalin di sana,” ucap Irna yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UMA, Selasa (7/7/2009).

Facebook memungkinkan seseorang untuk berkenalan, menjalin hubungan komunikasi dengan orang yang belum dikenal serta teman yang sudah dikenal, namun jarang atau secara kebetulan bertemu di FB sehingga usaha untuk menjalin hubungan yang lebih akrab mudah terjalin setelah perkenalan di FB tersebut.

Fenomena FB bagi generasi tua menjadi peluang untuk mencari teman-teman lama, baik sesama jenis maupun lawan jenis yang sudah lama tidak berjumpa, sehingga aplikasi tersebut dipergunakan untuk melakukan pendekatan lain. Sementara bagi generasi muda, FB menjadi peluang untuk mengenal teman baru.

Selain itu, FB memiliki unsur ketagihan yang menyebabkan seseorang menyediakan waktu yang intens untuk berkomunikasi dengan teman yang ia kenal di FB. Pasangan suami-isteri diimbau untuk mengawasi segala aktivitas lawan masing-masing di dunia maya tersebut, yakni dengan turut berpartisipasi secara aktif di FB, sehingga pasangan dapat memantau dan mengetahui segala rencana pasangannya. “Pantau dan waspadai juga teman-teman mereka di FB, siapa tahu mantan kekasihnya ada di daftar teman,” imbaunya. [ant/www.hidayatullah.com]


Sudah Pikun? Minumlah Kopi

Jika mulai pikun, disarankan meminum kopi. Demikian temuan terbaru yang menyatakan, kopi mampu memperkuat daya ingatan

Tak selamanya kopi berdampak buruk untuk kesehatan tubuh. Minum lima cangkir kopi sehari terbukti mampu memperkuat daya ingatan pada penderita Alzheimer (pikun) yang kerap ditandai dengan gangguan daya ingatan.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan, kafein menghambat produksi pembentukan plak-plak protein yang menjadi ciri khas penyakit ini. Penelitian sebelumnya juga menyebutkan daya proteksi dari kafein.

Namun begitu, Anda jangan bergembira dulu. Studi ini bukan berarti pasien demensia dianjurkan minum kafein. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek serupa pada manusia.

Dalam uji coba yang dilakukan terhadap 55 ekor tikus di Universitas Florida, AS, hewan mengerat ini sengaja dibiakkan untuk mengembangkan gejala-gejala penyakit Alzheimer. Mulanya, peneliti menggunakan tes kemampuan perilaku untuk memastikan tikus percobaan ini menunjukkan tanda-tanda gangguan ingatan saat berusia antara 18 hingga 19 bulan, yang setara dengan usia 70 tahun pada manusia.

Lalu, separuh dari 55 ekor tikus diberikan kafein dalam air minum. Sisanya hanya air minum biasa. Tikus ini diberikan kafein yang setara dengan lima cangkir kopi sehari atau sekitar 500 miligram kafein. Menurut peneliti, jumlah ini sama dengan dua cangkir kopi khusus, seperti kopi latte atau cappuccino yang biasa disajikan di kedai kopi, 14 cangkir teh atau 20 minuman soft drink.

Saat dites kembali dua bulan kemudian, tikus yang diberi minuman kafein mampu menunjukkan hasil tes yang lebih baik dalam hal daya ingatan dan keterampilan berpikir, dan memiliki performa sama baiknya dengan tikus di usia sama yang tidak mengidap demensia.

Selain itu, otak pada tikus yang minum kafein menunjukkan hampir 50 persen mengalami pengurangan kadar protein beta amyloid, yang membentuk gumpalan destruktif pada otak pasien demensia.

Hasil tes lebih lanjut juga menunjukkan, kafein mempengaruhi produksi dua enzim yang dibutuhkan untuk memproduksi beta amyloid.

Peneliti juga menyebutkan bahwa kafein mampu menekan perubahan peradangan di otak yang dapat mengarah ke produksi protein yang berlebihan.

Sedangkan penelitian sebelumnya juga menyebutkan, kafein bila diberikan pada usia dewasa muda, dapat melindungi tubuh terhadap masuknya gangguan ingatan.

Namun begitu, masih dibutuhkan penelitian pada manusia untuk melihat dampaknya. Peneliti masih belum yakin, apakah asupan kafein dalam jumlah lebih rendah akan sama efektifnya, meski kebanyakan orang masih tergolong aman bila mengkonsumsi 500 miligram kafein sehari.

Sumber : www.hidayatullah.com



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...