Friday, June 25, 2010

AKSI TIM PANSER DI PIALA DUNIA SEPAKBOLA 2010

Pengamanan Laga Inggris-Jerman Diperketat

Kepolisian Afrika Selatan akan memperketat pengamanan saat Inggris berhadapan dengan Jerman di babak 16 besar, Minggu (27/6) di Stadion Free State, Bloemfontein yang hanya berkapasitas 41 ribu penonton. Pengamanan partai dua tim Eropa ini memang menjadi prioritas.

"Kedua tim menjadi prioritas bagi kami. Seperti ketika Inggris menghadapi Amerika, kita meningkatkan pengamanan. Kami akan menurunkan pasukan tambahan," jelas juru bicara kepolisian Afrika Selatan Sally de Beer, Kamis (24/6).

Kepolisian mengaku belum menerima informasi ancaman apa yang akan terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Jerman. De Beer mengatakan pihaknya juga tidak memiliki kekhawatiran tertentu dalam laga dua tim yang menjadi musuh bebuyutan tersebut.

Awal bulan ini, kepolisian Afrika Selatan mendeportasi satu perusuh sepak bola asal Inggris dan sekitar 20 pendukung Argentina. Pihak berwenang di Inggris, sebelumnya juga tidak mengizinkan lima holigan terbang ke Afrika Selatan. Pemenang laga Inggris melawan Jerman akan menghadapi pemenang pertandingan 16 besar antara Meksiko melawan Argentina. (AP/OL-04)

Hadapi Inggris, Tim Panser Merendah

Menghadapi Inggris dalam laga 16 besar, Jerman bersikap merendah. Bahkan Tim Panser mengakui, Inggris memang lebih favorit memenangkan pertandingan yang dipastikan akan berlangsung ketat ini.

"Mereka memiliki banyak pemain bintang dan mereka akan menjadi favorit saat menghadapi kami. Mereka memainkan sepak bola modern, dan memiliki banyak taktik serta bisa mengalahkan siapapun. Ini akan menjadi pertandingan klasik," jelas asisten pelatih Jerman Hansi Flick, Kamis (24/6).

Menurutnya, penampilan Steven Gerrard dan kawan-kawan meningkat hingga pertandingan terakhir penyisihan grup. "Sejauh ini, Inggris belum memperlihatkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. Namun mereka merupakan salah satu favorit juara," imbuhnya.

"Inggris mungkin tidak menunjukkan potensi mereka di pertandingan pertama. Namun mereka memiliki pengalaman untuk mengubah itu. Pertandingan melawan Jerman akan menjadi sesuatu yang lain," tambahnya.

Inggris bermain imbang 1-1 dengan AS di pertandingan pertama dan 0-0 dengan Aljazair di pertandingan kedua. Di laga pamungkas Grup C, Inggris menang 1-0 atas Slovenia.

Wayne Rooney striker andalan Inggris hingga tiga pertandingan belum juga mencetak gol. Namun pemain depan Manchester United itu menunjukkan permainan yang makin baik saat melawan Slovakia.

"Wayne Rooney memiliki kualitas yang luar biasa. Ia mungkin belum berada di penampilan puncak namun hal itu akan datang. Menghadapi Inggris, kami tidak lagi boleh memberikan ruang seperti ketika kami melawan Ghana," kata Flick. (Rtr/OL-04)

Jerman: Inggris Lebih Diunggulkan

Skuad Jerman menilai timnya tidak diposisikan sebagai unggulan ketika menghadapi Inggris di babak 16 besar.

Inggris dan Jerman akan berduel di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Kedua tim ini dikenal dengan rivalitas mereka. Catatan kedua tim dalam beberapa tahun terakhir juga berimbang.

Namun untuk laga di hari Minggu nanti, kubu Jerman menilai pihaknya tidak dalam posisi unggulan memenangi laga ini.

"Banyak sekali pemain bintang di tim mereka dan dalam permainan kami, mereka adalah favorit," ungkap asisten pelatih Jerman Hansi Flick.

"Mereka memainkan sepakbola modern, banyak memiliki taktik di bawah kepelatihan Fabio Capello dan bisa mengalahkan tim mana pun. Pertandingan ini akan menjadi laga klasik," lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan bek Jerman Arne Friedrich. Menurutnya, dengan adanya Wayne Rooney di tim, Inggris akan sangat berbahaya.

"Jadi kami harus sadar kami sudah diperingatkan. Kami tak boleh bermain dengan terlalu banyak ruang terbuka, seperti yang sudah kami tunjukkan saat melawan Ghana," paparnya.

Soraki Jerman kalah

Ribuan fans Inggris banjiri Cape Town jelang laga melawan Aljazair, Jumat (18/6) waktu setempat. Ironisnya, mereka juga bersorak dan menari-nari dengan diiringi tabuhan drum Afrika, menyusul kekalahan 0-1 yang ditelan Jerman dari Serbia.

Sepinya stadion Cape Town yang selama Piala Dunia kali ini, akhirnya ditepis saat para suporter Inggris hampir seluruh isi stadion dan sepanjang jalan di Cape Town. “Inggris ada di Cape Town sekarang,” kata seorang fans Inggris berusia 50, Lee Upton, seperti yang dikutip Reuters, Sabtu (19/6) dinihari WIB. Upton asal London yang bergaya dengan sebuah kostum seperti kesatria dengan mengacung-acungkan pedang plastik, merasa sangat takjub dengan suasana di Cape Town. “Suasana di sini fantastis. Ini salah satu tempat terbaik yang pernah saya kunjungi,” tambahnya.

Sayang, kedatangan suporter Inggris sempat meresahkan setelah mereka mengejek para suporter Jerman saat dikalahkan Serbia 0-1. Beruntung, tidak terjadi pertikaian karena pihak keamanan setempat telah mengantisipasi jika terjadi bentrokan antar suporter.

Kevin Miles dari asosiasi suporter mengaku akan lebih banyak mendatangkan para suporter Inggris setelah ia menyiapkan tujuh ribu tiket, jika tim kesayangan mereka lolos ke babak 16 besar. “Kami juga mengharapkan banyak dari pendukung Afrika Selatan untuk mendukung kami karena beberapa dari mereka punya sejarah dengan Inggris,” kata Miles. Kemenangan atas Aljazair, Sabtu (19/6) memang akan membuka peluang Steven Gerrard dkk ke babak 16 besar kian terbuka.

Jerman lolos dari lubang jarum. 

Jawara Piala Dunia tiga kali itu akhirnya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2010 setelah di partai penentuan kemarin dini hari berhasil menang 1-0 atas Ghana. Kemenangan  itu menempatkan Der Panzer, sebutan Jerman menjadi  jawara Grup D. Satu-satusnya gol kemenangan Jerman dicetak Mesut Ozil di menit ke-60.

Meski kalah, Ghana berhak mendampingi Jerman ka fase knock out karena  di laga lainnya secara mengejutkan Serbia takluk 1-2 di tangan Australia.  Dua gol Australia dicetak Tim Cahill menit ke-69 dan Brett Holman menit ke-72. satu-satunya gol Serbia dilesakkan Marco Pantelic menit ke-84.

Di babak 16 besar Minggu (27/06) lusa Jerman sudah ditunggu lawan berat. Yaitu runner up Grup C, Inggris. Sedangkan Ghana akan menghadapi jawara Grup C, Amerika Serikat.

Usai memastikan diri lolos babak berikutnya, pelatih Jerman, Joachim Loew, mengatakan timnya lansung focus menghadapi partai klasik melawan Inggris. "Babak 16 besar melawan Inggris akan menjadi  pertandingan klasik. Kami sudah tidak sabar ingin segera menghadapinya. Itu akan menjadi pertandingan special. Sangat banyak sejarah diantara kami," kata Loew. 

Loew  mengungkapkan Inggris layak ditakuti karena mereka punya sederet punya berbahayaa. Utamanya striker Manchester United, Wayne Rooney. "Inggris adalah tim yang dihuni banyak pemain ekselen dan kaya penglaman. Rooney bisa "meledak" kapan saja. Kami akan menghadapi pekerjaan sulit," sambungnya.

Kapten Tim Panser, Philipp Lahm mengatakan, jika ingin melangkah lebih jauh lagi timnya harus bermain lebih bagus saat menghadapi Inggris. "Kami tahu betapa hebatnya pertandingan antara Inggris versus Jerman.
Ini adalah sorotan Piala Dunia. Tapi kami harus main lebih baik. Kami harus lebih meningkatkan performa lini pertahanan kami. "Inggris punya sederet pemain hebat, pemain kelas dunia dan itu pasti akan menyulitkan tim manapun," lanjutnya.           

Sejak tahun 1908 Jerman dan Inggris sudah bentrok 31 kali. Hasilnya Jerman menang 10 kali, seri enam kali dan Inggris menang 15 kali. Tapi kali ini Jerman memiliki skuad termuda yang tampil di Piala Dunia selama 76 tahun terakhir.

Kali terakhir kedua tim bertemu terjadi pada semifinal Piala Dunia 1990 Italia (4 Juli), di Turin. Saat itu, pemenang ditentukan lewat drama adu penalti setelah skor 2x45 menit plus perpanjangan waktu tetap imbang 1-1. Jerman lebih dulu unggul lewat Andreas Brehme pada menit ke-60, dan dibalas Gary Lineker pada menit ke-80.     
Dalam drama adu penalti, Jerman keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Empat eksekutor Der Panzer  berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sedangkan Inggris mengalami dua kegagalan.

Tendangan Stuart Pearce yang saat ini menjadi asisten pelatih Fabio Capello bisa ditahan kiper Bodo Illgner, dan eksekusi Chris Waddle jauh dari sasaran alias keluar. Jerman pun ke final dan menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya setelah menang 1-0 atas Argentina di partai puncak.

Menghadapi Inggris kekuatan Jerman makin komplet karena striker Miroslav Klose yang absent melawan Ghana karena sanksi kartu merah.

Sementara itu, Ghana menahbiskan diri menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke babak 16 besar. Kemenengan itu disambut suka cita tidak hanya oleh rakyat Graha, tapi oleh juga public Afrika. "Malam ini seluruh Afrika bersorak kepada kami.

Ini suskes besar untuk sepak bola Afrika," kata gelandang serang Ghana Sulley Muntari kepada Reuters. "Saya harap mayoritas warga Afsel akan terus mendukung kami. Kami berharap kami akan mendapat  keuntungan dengan mendapat support besar di sini di Afrika Selatan," kata Milovan Rajevac, pelatih timnas Ghana.
Keberhasilan ini mengulang apa yang ditorehkan Ghana pada Piala Dunia Jerman 2006 lalu. Saat itu, berstatus sebagai tim debutan Michael Essien dkk berhasil melaju ke babak knock out.(ali/jpnn)

 "Beckenbauer: Inggris Memang Bodoh"

Sadar Inggris menjadi ancaman serius Jerman, sang legenda Franz Beckenbauer berusaha melemahkan mental tim asuhan Fabio Capello.

Legenda Jerman Franz Beckenbauer kembali melontarkan kritikan sekaligus mind game kepada Inggris yang akan menjadi lawan pasukan Joachim Loew di babak 16 besar Piala Dunia 2010 di Stadion Free State, Bloemfontein, Minggu (27/6).

Meski sudah memprediksi Inggris bakal bertemu Jerman di babak kedua, namun Beckenbauer tetap menyebut Inggris sebagai tim yang bodoh karena gagal menghindari pertemuan tersebut. Ia optimistis Jerman yang bakal menang karena Inggris sudah tampak kelelahan dan kehabisan tenaga.

"Inggris memang bodoh karena hanya mampu finis di peringkat dua. Inggris sudah kelelahan. mereka kehabisan tenaga. Kami menaruh respek tapi tidak takut pada mereka," kata Beckenbauer yang menjadi pelatih Jerman saat mengalahkan Inggris dalam adu penalti di semi-final Piala Dunia 1990.

Menurut Beckenbauer juga mengecam penampilan buruk Inggris saat ditahan Amerika Serikat dan Aljazair. Mereka hanya bisa mengandalkan para pemain veteran seperti Steven Gerrard, Frank Lampard dan John  Terry. Bila ketiganya pensiun, Beckenbauer memprediksi Inggris butuh waktu panjang untuk mengukir prestasi.

"Penampilan mereka berbahaya karena ada Lampard, Gerrard dan Terry. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir mereka. Karena itu, ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk memenanginya. Bila gagal dan mereka pensiun, Inggris butuh waktu lebih lama lagi untuk mengulang sukses 1966," tandasnya.

Duel klasik Inggris melawan Jerman bakal mewarnai babak 16 besar Piala Dunia. Karena itu, Beckenbauer menilai big match itu seharusnya terjadi di semi-final.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...