Showing posts with label Dunia bloging. Show all posts
Showing posts with label Dunia bloging. Show all posts

Tuesday, July 23, 2013

Mau Kursus Facebook? Siapkan Dana 65 Juta!

Kursus Facebook. Kedengarannya memang aneh. Namun itulah faktanya, fenomena Facebook memang sukses membuat banyak orang mabuk Facebook.
Adalah Birmingham City University, sebuah perguruan tinggi yang kabarnya menawarkan pengajaran jenjang master tentang situs jejaring sosial (Facebook, Twitter dan Bebo). Pengajaran yang sedianya diadakan selama satu tahun itu akan mengajarkan pentingnya situs jejaring sosial sebagai alat pemasara dan komunikasi. Kursus yang menurut rencana akan diadakan pada tahun 2010 mendatang kabarnya telah diiklankan dalam bentuk video di situs universitas tersebut.
Jon Hickman (pelopor kursus tersebut) mengatakan kalau dirinya menerima respon yang baik dari para mahasiswa. "Kursus ini tidak hanya untuk IT geek, tapi juga untuk semua orang dan kaum awam. Selama kursus, kami akan menerangkan apa saja yang dapat dilakukan orang melalui Facebook dan Twitter, serta bagaimana mereka dapat menggunakan Facebook untuk tujuan komunikasi dan marketing. Ada banyak hal menarik, kursus ini juga akan mengajarkan bagaimana menjadi profesional dalam bidang PR dan jurnalistik," ungkap Hickman.
Lagi, Hickman mendeskripsikan bagaimana kursus tersebut dapat sejalan dengan pengajaran standar sebelum akhirnya disahkan oleh komite pendidikan. "Kursus ini sangat relevan dan sangat ilmiah. Ini adalah kursus jenis baru, sangat penting dan tidak perlu dipertanyakan. Media sosial sekarang sangat penting untuk pekerjaan, termasuk sektor pemasaran dan komunikasi," imbuh Hickman.
Menariknya, kursus ini tidak hanya mengajarkan seputar situs jejaring sosial, namun juga setting blog dan publikasi podcast. Namun demikian, kursus inipun sempat mendapat tanggapan kontra dari Jamie Waterman (20-seorang mahasiswa Birmingham). Sebuah alasan dilontarkan oleh Jamie menyangkut saat ini banyak orang yang sudah lihai menggunakan Facebook, sehingga dia menilai kursus itu hanya membuang waktu dan sumber daya universitas saja.
Sayangnya, kursus ini tidaklah gratis. Bila tertarik bersiaplah merogoh kocek sebesar US$ 6.564, atau sekitar 65 juta rupiah. Wow.


Thursday, May 20, 2010

'Jual Diri' Via Facebook

Facebook bisa jadi ajang Anda 'jual diri' untuk memperoleh karir cemerlang. Caranya? Simak tipsnya berikut ini.

Facebook, dunia yang sangat asyik dan nyaman untuk nongkrong. Di sana Anda dapat menemukan banyak kenalan baru, dan plusnya bisa bertemu teman-teman lama, bahkan teman saat Anda duduk di taman kanak-kanak. Anda juga dapat bebas mengupload foto, dengan jumlah yang hampir tak terbatas. Serta video, mungkin video tentang wisuda, atau aksi konyol Anda bersama para sahabat.

Seiring dengan kemajuan teknologi, kini Anda bisa mengupdate status Facebook melalui handphone Anda. Tanpa harus pergi ke warnet atau membuka notebook, Anda jadi bebas berekspresi mengupdate status dan mengupload aneka foto. Tanpa disadari, Anda sendiri juga jadi mengumbar masalah-masalah yang seharusnya Anda simpan sendiri. Anda jadi mudah mengekspresikan perasaan Anda, terutama perasaan negatif, entah saat marah atau kecewa pada seseorang, Anda bebas memaki-maki mereka.

Tapi mungkin Anda tak tahu, bahwa Facebook yang populer di tangan Anda, kini juga populer bagi para pekerja, termasuk mereka para detektif HRD yang kerap menghubungi Anda untuk sesi wawancara bersama mereka. Tidak menutup kemungkinan mereka akan mengamati profil Anda dari facebook, entah itu seputar status, foto profil, dan lain sebagainya. Jadi berhati-hatilah dengan para dewan yang punya banyak mata dan telinga ini jika Anda ingin segera memiliki pekerjaan tetap.

Berikut 10 kesalahan kecil namun dapat berakibat fatal apabila terlewatkan oleh para Facebooker saat mencari pekerjaan:

1. Kurang bijak meng-update status

Kesalahan pertama ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para Facebooker. Jelas dong, apalagi saat ini update status bisa dilakukan melalui handphone Anda. Tinggal mengetik apa yang ada di pikiran, klik share, semua orang pasti bisa baca deh. Mengekspresikan perasaan sih boleh saja, tetapi jangan sampai hal ini malah menjadi senjata makan tuan bagi Anda. Sebaiknya simpan masalah-masalah yang terlalu pribadi untuk diri sendiri, hindari juga memaki atau menjelek-jelekkan nama orang di status Facebook. Statusmu adalah harimaumu!

2. Terlalu kreatif dengan nama account

Lucu sih jika Anda menggunakan nama-nama unik dan panjang, seperti misalnya: RatnaMencariCinta, AbiCintaKamoeh, dsbnya. Namun yang ditangkap oleh si pewawancara, Anda dianggap sosok yang masih belum siap bekerja, belum dewasa dan terlalu ABG. Ingat, nama itu mewakili kepribadian seseorang lho! Jadi pakai saja nama Anda, apabila terlalu panjang, nama panggilan juga boleh, asal jangan sampai memposting nama yang justru malah merendahkan dan membuat Anda dipandang sebelah mata.

3. Relationship status palsu

Saking cintanya pada kekasih, Anda yang masih single langsung memasang status 'Married' padahal kenyataannya sih Anda masih single. Masih asyik-asyiknya berpacaran. Dan sayangnya, kebanyakan perusahaan membutuhkan karyawan yang masih single, mengingat beberapa profesi memerlukan konsentrasi dan waktu yang cukup menyita. Untuk itu, jika memang benar Anda masih single, posting saja status single. Atau masih ada pilihan in relationship atau open relationship.

4. Foto profil

Memasang foto profil super seksi atau sedang bercumbu dengan pacar adalah kesalahan yang cukup fatal. Siapa sih yang ingin punya pegawai yang kurang santun dan memiliki image buruk, tak ada kan? Jika Anda merasa cantik dan ingin dianggap cantik oleh dunia, maka perlihatkan kecantikan dan pose menarik Anda. Tentu di dalam batas-batas kesopanan ya. 5. What about me?

Anda mungkin tak terlalu perhatian soal hal ini. Namun kadang karena pengen terlihat lucu, Anda jadi asal menulis info tentang Anda ini. Padahal saat seseorang membaca profil, mereka sering lho mengamati dan membaca info singkat ini. Setidaknya bagi mereka ini cukup memberi gambaran siapakah Anda. So, buat ringkasan kecil yang menarik, yang menggambarkan siapa sih sebenarnya diri Anda. Menuliskan kekurangan diri mungkin juga baik, tetapi pertimbangkan juga karena di dalam akun Anda kan ada banyak orang yang baru Anda kenal juga. Tulis saja diri Anda secara umum.

6. Blog link

Penuh percaya diri Anda menampilkan alamat blog yang Anda tulis. Padahal isinya curhatan semua. Well, menulis blog mungkin memang hobby Anda, tetapi jika blog tersebut isinya terlalu pribadi, sebaiknya simpan saja untuk diri sendiri. Jangan mencantumkannya pada akun jejaring Anda. Memangnya Anda mau semua orang tahu tentang kehidupan pribadi Anda?

7. Hati-hati memilih Page group dan Causes yang Anda ikuti

Ada yang menginvite Anda tentang perjuangan mereka atas suatu hal yang berbau SARA dan semacamnya, tanpa pikir panjangpun Anda ikut. Ada pula yang menginvite Anda untuk join group 'Usir Jupe dari Indonesia', Anda pun penuh semangat ikut mencaci maki artis yang ingin mencalonkan diri menjadi bupati Pacitan. Sumpah serapah pun Anda ucapkan di dalam wall group tersebut. Well, satu poin negatif lagi Anda tunjukkan. Dalam benak orang lain bisa saja mereka menganggap Anda mudah terhasut suatu isu dan kurang bijaksana dalam memilih komunitas. Join group dan causes yang memang benar-benar positif efeknya bagi Anda, misalnya causes 'hemat energi', 'selamatkan dunia dari pemanasan global', group 'Pecinta lingkungan hidup', 'group 'Woman' dan lain sebagainya.

8. Photo Album

Kagum pada Christiano Ronaldo yang memang jauh lebih seksi dari David Beckham sih boleh saja. Tapi tak harus punya album khusus yang membuat pose seksi separuh bugil itu kan? Keep it for your self! Sebijak mungkin susun album foto yang menunjukkan betapa smart dan bahagianya seorang Anda. Singkirkan semua foto-foto yang mungkin bisa menghancurkan image Anda, sebagai contohnya: foto Anda sedang minum saat dugem.

9. Memalsukan beberapa data penting

Tanggal lahir, khususnya, adalah data yang sangat penting bagi perusahaan. Jika Anda memang tak ingin tanggal lahir Anda diketahui di Facebook, atur saja supaya yang muncul tanggal dan bulannya saja. Jangan sampai memalsukan tanggal lahir, ini namanya pemalsuan data, ya kan?

10. Lupa akan 'privacy setting

Jika memang Anda ingin bebas berekspresi di dalam Facebook pribadi Anda, sebaiknya pasang privacy setting. Dengan demikian tak semua orang bisa bebas membaca info Anda. Dan kali ini para detektif HRD tak akan bisa membaca profil Facebook Anda.

Jangan meremehkan akun Facebook yang Anda miliki. Jika mata adalah jendela hati, maka Facebook adalah iklan yang paling ampuh untuk menjual kepandaian dan prestasi Anda. Jadi 'juallah' diri Anda sebaik mungkin. 

Sumber : kapanlagi.com

Thursday, April 1, 2010

Sejarah friendster


Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.

Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.

Saat ini Friendster telah menginternasionalisasi bahasanya yang semula hanya bahasa Inggris, saat ini telah tersedia bahasa Indonesia, bahasa Tionghoa, bahasa Spanyol, bahasa Korea, bahasa Jepang, bahasa Vietnam, bahasa Malaysia.

Situs ini merupakan situs jaringan sosial pertama di internet yang memiliki basis awal di negara-negara berbahasa Inggris, lalu menyebar hingga ke Asia. Posisinya di Amerika Serikat dan tidak lama kemudian digantikan dengan MySpace dan kemudian Facebook dan LinkedIn, namun situs ini masih memiliki basis masa di Asi

Selain itu, seiring semakin populernya layanan ini muncul juga berbagai akun yang disebut fakester. Akun-akun ini adalah account yang dibuat bukan dengan identitas diri sendiri, seperti selebriti dan tokoh politik seperti Presiden RI ke-2, Soeharto, yang di Friendster terdapat beberapa account dengan nama beliau.

Bahkan terdapat sedikitnya 35 account Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Andi Mallarangeng, pihak Istana Kepresidenan telah melacak pihak pembuat situs-situs itu, bahkan langsung menyurati pengelola jaringan friendster maupun penyedia jasa Internet di Yahoo, agar sesegera mungkin menghentikan pengguna yang mengaku sebagai Presiden Yudhoyono

Friendster.com biasa digunakan untuk mencari teman dan mempublikasikan profil pribadi, serta melengkapinya dengan foto.

Friendster.com tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi bahkan di seluruh dunia. Dengan menu Pencarian pengguna dapat mencari anggota Friendster lain, baik menurut nama, alamat, atau bahkan menurut hobinya.

Apabila telah melihat profil seorang anggota Friendster, pengguna dapat menambahkannya ke dalam daftar teman. Dengan mengklik Tambahkan sebagai Teman. Hanya saja untuk itu harus mengetahui alamat email atau nama lengkapnya, setelah itu tinggal menunggu persetujuan darinya.

Pengguna juga bisa saling mengirimkan pesan kepada anggota Friendster lain melalui fitur Kirim Pesan. Selain itu, juga dapat menambahkan Testimoni kepada teman. Testimoni dapat berupa komentar, ucapan selamat ulang tahun, atau bahkan sebuah gambar. Testimoni yang telah diterima akan ditampilkan pada bagian bawah profil yang bersangkutan. Jika ingin menambahkan sebuah Testimoni, anda cukup mengelik ikon Tambah Komentar pada profil.

Saturday, January 16, 2010

ImHalal.com, Saingan Google Yang Dijamin Kehalalannya

AMSTERDAM - Pengguna internet Muslim potensial yang mungkin sebelumnya telah menghindari internet karena ada beberapa konten yg kurang sehat, kini memiliki pilihan yg aman di mesin pencari baru: Imhalal.com

"Tujuan utama kami adalah untuk menjadi nomor satu situs web di setiap Muslim di rumah," Reza Sardeha, pendiri ImHalal.com, kepada The Media Line.

Sementara penggunaan internet meningkat dengan cepat di Timur Tengah dan Afrika Utara selama beberapa tahun terakhir, banyak pengguna potensial yang telah menjauh karena konten yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Mesin pencari itu tidak akan memberikan hasil yang dianggap haram, dilarang, dan hanya menunjukkan permintaan hasil yang halal, disetujui, di bawah hukum agama Islam.

"Gagasan itu tumbuh dari beberapa teman dan saya, yang semuanya menggunakan Yahoo! Dan Google sebagai mesin pencari, dan kami terus menemukan konten eksplisit," kata Sardeha.

"Saya mendapatkan ide untuk meluncurkan mesin pencari yang khusus dirancang untuk umat Islam di mana Anda dapat mencari situs Web tanpa harus menemukan konten yang dianggap haram," katanya

"Pertama-tama, kita telah memblokir semua konten eksplisit secara seksual. Kami juga melakukan pembicaraan dengan Imam untuk menentukan apa yang mungkin dianggap haram dan karena itu akan diblokir."

Filter yang dipakai bersifat statis tetapi terdiri dari tiga lapisan yang berbeda yang berfungsi untuk memberikan pengguna sebuah mesin pencari yang sebaik mungkin.

"Imhalal bukan diktator atau sensor situs web, kami ingin orang-orang dapat melanjutkan pencarian online mereka," komentar Sardeha.

"Jika Anda mengetik sebuah istilah pencarian yang tingkat satu atau tingkat dua haram, user masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan jika ia benar-benar yakin bahwa istilah pencarian akan memiliki hasil yang halal. Tetapi jika hasilnya adalah tiga dari tiga maka tidak ada hasil yang akan ditampilkan oleh Imhalal.com," Sardeha menjelaskan.


"Kami menggunakan dua sistem lapisan, pertama-tama mesin pencari melakukan analisis konten Imhalal.com dan semua situs web yang mengandung materi yang eksplisit akan disaring keluar. Beberapa situs web masih akan diambil dan yang kedua, filter lebih agresif dan progresif masuk dan itulah yang anda lihat ketika Anda akan mencapai tingkat Haram," dia melanjutkan.

Sardeha memiliki harapan yang tinggi dan lebih rencana untuk masa depan.

"Dalam waktu sebulan itu kami berharap untuk menambahkan widget Islam seperti waktu sholat sehingga Anda dapat dengan mudah mengetahui kapan harus sholat atau ketika Anda datang ke situs web Anda akan melihat sebuah kutipan dari Al Qur'an. Kami sebagai memasarkan homepage sosial Imhalal untuk rumah tangga Muslim," dia berkata.

Sebuah pencarian cepat pada Imhalal.com mengungkapkan bahwa banyak situs berita barat besar telah dibersihkan maupun situs media sosial yang populer seperti Twitter dan Facebook. (iw/ml/smedia)

Thursday, December 24, 2009

Tolak Pelarangan Jilbab Syari di Facebook Gaet 7.800 Pendukung

Gerakan menolak pelarangan jilbab sesuai syariah di Rumah Sakit Mitra Internasional (RSMI) disambut warga Facebook. Hingga Rabu (23/12) siang, sebanyak 7.814 pendukung bergabung di grup Tolak Pelarangan Jilbab Syar'i Di RS Mitra Internasional.

Di papan diskusi grup ini, mayoritas para anggota melontarkan kata-kata dukungan bagi ketiga karyawati RSMI. Catur Sugiarto, pegawai RSUD Budi Asih, Jakarta yang menjadi pendukung grup ini, mengatakan Islam menjadi agama mayoritas di Indonesia itu mayoritas namun ia heran masih terdapat pelarangan jilbab. "Diskriminasi ini namanya," kata bapak dua anak ini.

Sementara itu, Camelia Wahyuni berharap para petinggi RSMI bisa lebih arif dan bijak, mengingat menurutnya jilbab tidak menghambat pekerjaan dan tidak mengurangi totalitas dalam pelayanan. "Jangan kaitkan masalah keyakinan dengan urusan duniawi (pekerjaan)," ucap wanita lulusan ATRO Depkes Jakarta ini.

Mahasiswi Universitas HAMKA Jakarta, Lia Kamalia, berpendapat senada. Menurutnya, jilbab tidak akan menjadi halangan seorang wanita untuk bekerja. "Sudah terbukti," ujarnya tanpa mendeskripsikan bukti yang dimaksud. 
 

Sunday, November 1, 2009

Kelewat Narsis di Facebook Bisa Jatuh Haram

Melalui situs jejaring pertemanan dan sosial  orang akan bebas menembus privasi orang lain. Namun narsisme berlebihan bisa jadi “haram"

Jangan sembarang memajang foto diri secara berlebihan di situs jejaring sosial, seperti facebook, yang banyak dilihat orang lain. Sebab, jika berlebihan atau kelewat narsis dengan memajang foto yang melanggar syariat untuk bersenang-senang semata, maka bisa mengarah kepada haram. Pernyataan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Shiddiq Al Jawi.
 
Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Biasanya hal ini ditunjukkan dengan suka memfoto diri sendiri.

"Masalah narsis ini bisa dikaji dulu, apakah karena pengaruh kejiwaan atau sikologis. Kalau wajar, tak ada masalah. Tapi jika itu (memajang diri dalam bentuk foto) malah berlebihan, maka bisa jatuh haram," kata Shiddik kepada www.hidayatullah.com, Kamis, (29/10).
 
Dikatakan Shiddik, pada dasarnya hukum Facebook adalah mubah (boleh). Hal ini cakupanya sebagai hukum dasar untuk berbagai sarana modern dalam berkomunikasi. Sama halnya dengan ponsel, faksimili, dan sebagainya. Dasar kemubahannya adalah hadis Nabi SAW yang di riwayatkan Imam Muslim, "Kamu lebih mengetahui urusan dunia kamu.".
 
"Jadi, konstruksi penetapan hukumnya jelas. Hal itu kita hubungkan dengan hukum dasar, hukum asalnya," terang dia.
 
Namun, kata dia, hukum asal facebook ini dapat berubah menjadi haram, jika facebook digunakan untuk melakukan segala perbuatan yang diharamkan. Dasar keharamannya adalah kaidah fiqih: al-wasilah ila al-haram, haram. Artinya, segala perantaraan yang membawa kepada yang haram, hukumnya haram. Kaidah ini sejalan sebagaiman yang sudah ditulis oleh para ulama.
 
Kaidah fiqih ini berarti bahwa segala sesuatu baik berupa perbuatan manusia (al-af'aal) maupun berupa materi (zat) (asy-syai`), yang diduga kuat dapat mengantarkan kepada yang haram, hukumnya menjadi haram walau hukum asalnya mubah.
 
Maka dari itu, facebook hukumnya menjadi haram, jika digunakan untuk segala sesuatu yang menjurus kepada yang haram.
"Misalnya, mengucapkan kata-kata yang membangkitkan syahwat lawan jenis, melakukan perselingkuhan, melakukan pendekatan kepada lawan jenis untuk bersenang-senang semata.

Sumber : www.hidayatullah.com

Sunday, October 4, 2009

Waspadai Gejala Kecanduan Internet

Hati-hati, jika Anda banyak menghabiskan waktu di depan komputer dan berani berbohong untuk menggunakan fasilitas internet, mungkin Anda seorang pecandu internet!

Ben Alexander menghabiskan hampir setiap menit waktunya untuk bermain video game "World of Warcraft." Hasilnya, ia harus terdepak keluar dari Universitas Iowa.

Alexander seorang pemuda 19 tahun yang harus menghentikan kecanduan, yang disebutnya berbahaya seperti alkohol dan narkoba. Dan ia mendapatkan pertolongan di  pinggiran kota berteknologi canggih, Seattle. Tepatnya di ReSTART, sebuah pusat penanggulangan kecanduan internet.

ReSTART yang mulai dibuka pada Juli 2009, mengklaim diri sebagai pusat rehabilitasi pecandu internet pertama di Amerika Serikat. Lembaga ini menawarkan program 45 hari untuk membantu orang-orang yang kecanduan menggunakan komputer. Termasuk mereka yang berlebihan bermain game, texting (kirim pesan, membuat tulisan seperti blog, dan lainnya), eBay, Twitter, Facebook, dan kegiatan lain yang menghabiskan waktu bersama teknologi.

"Kami sudah melakukan pekerjaan ini selama bertahun-tahun, menangani pasien rawat jalan," kata Hilarie Cash, seorang terapis yang juga direktur eksekutif pusat rehabilitasi itu. "Hingga akhirnya sekarang, sebelumnya kita tidak punya tempat untuk merawat orang-orang itu."

Kecanduan internet tidak dianggap sebagai penyakit kelainan oleh Asosiasi Psikiater Amerika. Dan pengobatannya juga tidak terlindungi oleh asuransi. Tapi, sebenarnya banyak lembaga sejenis di China, Korea Selatan, dan Taiwan. Dan banyak psikiater yang menyatakan bahwa kecanduan internet itu memang nyata ada dan berbahaya.

Alexander hingga saat ini adalah pasien satu-satunya yang mengikuti program dengan pendekatan "cold turkey", di mana ia benar-benar dijauhkan dari komputer dan internet secara mutlak.

Ia menghabiskan harinya dengan mengikuti sesi konseling dan psikoterapi, melakukan pekerjaan rumah, berkebun, pergi berjalan-jalan ke luar rumah, olahraga, dan bahkan membuat kue jahe.

Akibat buruk yang ditimbulkan kecanduan komputer dan internet ini tidak main-main. Bisa berupa kehilangan pekerjaan, kehancuran rumah tangga, bahkan mengalami kecelakaan lalulintas, terutama bagi mereka yang suka texting, ketik-ketik di jalan.

Beberapa orang telah meninggal karena bermain games selama berhari-hari tanpa istirahat. Biasanya karena aliran darah ke otaknya berhenti, akibat duduk terlalu lama.

Menurut Dr. Kimberly Young dari Center for Internet Addiction Recovery di kota Bradford, Pennsylvania, orang harus waspada terhadap gejala-gejala kecanduan internet, seperti menggunakannya berlebihan dari keperluan, adanya peningkatan jumlah waktu yang dihabiskan di depan komputer atau internet, sering tidak bisa mengendalikan hasrat untuk menggunakannya di luar keperluan, hubungan dengan pasangan mulai terganggu, waktu sekolah dan kerja yang habis digunakan untuk online, berbohong agar bisa menggunakan fasilitas internet, menggunakan internet untuk menghilangkan keresahan dan depresi, adanya perubahan berat badan, sakit kepala dan sakit di pergelangan tangan.

Kecanduan internet juga bisa merupakan tanda dari gelaja penyakit kejiwaan lainnya, seperti depresi dan autis, demikian menurut para pakar. Pecandu internet biasanya tidak melakukan hubungan dan kontak dengan manusia nyata di sekitarnya. Keadaan kebersihan diri, rumah, dan hubungan sosialnya, biasanya tidak terpelihara. Mereka juga tidak makan dan tidur sebagaimana mestinya, serta tidak berolahraga. Begitu penjelasan Cosette Dawna Rae, seorang psikoterapis.

Alexander, seorang pemuda berperawakan tinggi, dan kalem. Ia selalu mendapat nilai bagus di sekolah dan bercita-cita menjadi seorang ahli biologi. Ia mulai bermain "World of Warcraft" sekitar satu tahun lalu, dan langsung ketagihan.

"Awalnya hanya bermain beberapa jam saja dalam sehari," katanya. "Hingga di pertengahan semester pertama kuliah, saya bermain selama 16-17 jam sehari."

Alexander akhirnya harus keluar pada semester kedua. Ia kemudian mengikuti program penyembuhan secara tradisonal, yang ternyata tidak cocok.

Ia juga sudah selesai mengikuti program penyembuhan out-door selama 10 pekan di selatan Utah. Tapi, ia merasa belum berhasil mengendalikan hasratnya untuk bermain game.
 
 
Sumber :www.hidayatullah.com

Obama Peringatkan Remaja dalam Penggunaan Facebook

Hasil survei menunjukkan, 35 persen calon majikan di AS menjadikan Facebook meriset dan mencari tahu masa lalu pelamar kerja. Presiden Barack Obama hari Selasa memperingatkan remaja Amerika dari bahaya meletakkan terlalu banyak informasi pribadi di situs-situs jaringan sosial internet. Ia mengatakan, hal itu bisa kembali menghantui mereka di kemudian hari.

Menurut Presiden, berdasarkan kajian terbaru, pengusaha AS semakin berpaling ke situs-situs seperti Facebook dan News Corp's MySpace untuk melakukan pemeriksaan latar belakang pada pelamar kerja.

Presiden AS Barack Obama mengatakan hal itu pada pernyataannya tentang pendidikan pada siswa Wakefield Wakefield High School di Arlington, Virginia, 8 September 2009.

"Nah, izinkan saya memberi Anda beberapa tips yang sangat praktis. Pertama-tama, saya ingin semua orang di sini harus berhati-hati tentang apa yang Anda posting di Facebook, karena dalam era YouTube, apa pun yang Anda lakukan, itu akan bisa diungkit lagi nanti di suatu hari," kata Obama.

"Dan ketika Anda masih muda, Anda melakukan kesalahan dan hal bodoh. Dan aku telah mendengar banyak tentang orang-orang muda, yang sesuatu mereka posting di Facebook, dan ketika mereka pergi mencari pekerjaan, seseorang dapat mengeceknya di situs itu," ujar orang nomor satu Amerika itu.

Pada survei bulan Juni oleh situs careerbuilder.com , diketahui 45 persen calon majikan menjadikan situs jejaring sosial Facebook untuk meriset calon pekerja.  Hingga saat ini, lebih dari 250 juta orang di seluruh dunia telah menjadi pengguna situs Facebook.

Menurut hasil survei itu, sejumlah 35 persen dari pengusaha atau calon majikan mengatakan, melalui situs jejaring itu mereka bisa menemukan atau menolak calon karyawan.  Hal-hal yang bisa ditemukan di antaranya, foto-foto yang tidak pantas, informasi kebiasaan penggunaan narkoba, atau hal-hal buruk lain dari rekan kerja atau klien.

Karena itu, jangan terlalu bangga menampilkan banyak hal di situs jejaring sosial ini. Sebab bisa jadi Anda dipecat atau ditolak saat melamar kerja, hanya karena majikan atau calon majikan Anda mengetahui banyak hal pribadi dan masa lalu Anda. 
 
Sumber : www.hidayatullah.com

Thursday, September 10, 2009

Negara Facebook Menguasai Dunia

Bahkan Google pun tak akan sanggup melacak Facebook. Itulah yang sedang dicanangkan oleh Mark Zuckerberg—pendiri Facebook. Seperti kita ketahui, Google adalah mesin pencari paling populer di internet saat ini, dan untuk menemukan segala hal di dunia maya, maka Google menjadi solusi utamanya.
Namun, oleh Zuckerberg yang seorang Yahudi, hal itu sedang diusahakan tak akan terjadi di Facebook. Artinya, Google tak akan bisa mengakses daleman Facebook. Zuckerberg tengah membangun sebuah megaproyek: menjadikan Facebook sebagai internet itu sendiri.

Kepopuleran Facebook tampaknya sekarang sudah melindas semua situs sejenis, seperti Twitter, My Space, Friendster (oh, masih ada ya?), dan sebagainya.

Untuk semakin membuatnya dominan di dunia maya, Zuckerberg telah berkerjasama dengan FriendFeed yang diyakini akan semakin melebar-luaskan Facebook yang saat ini mempunyai “umat” sekitar 250 juta orang di seluruh dunia.

Tujuan dari Zuckerberg sudah terlihat begitu jelas, bahwa Facebook akan bisa mengontrol jalan pikiran setiap orang pemakainya. Bayangkan, jika semua pengguna menggunakan internet memiliki akun di Facebook, maka dunia pun akan semakin mudah digenggam.

Tanda-tanda Facebook menjadi gurita dan menjadi “one man show” di internet sudah semakin jelas. Tahun ini, seperti dikutip dari Reuters, keuntungan Facebook mencapai 500 juta Dolar Amerika. Bahkan, menurut Marc Andreessen, salah satu pemilik saham Facebook, tidak lama lagi keuntungannya akan menyentuh angka milyaran dolar. Pendapatan ini tak hanya diraup dari keuntungan iklan, melainkan juga dari koneksi yang dibuat oleh situs-situs lain. Saat ini, jaringan koneksi Facebook telah mencapai 10.000 situs.

Dengan pengguna sekitar 200 juta jiwa, situs semacam ini bahkan bisa saja mendirikan negara online. Tahun lalu Zuckerberg berhasil menempati posisi teratas dalam jajaran pengusaha terkaya paling muda versi Forbes. Perusahaannya bahkan bisa bertahan, dan meningkatkan pendapatannya di saat krisis finansial melanda dunia. Dalam krisis finansial beberapa waktu lalu, nilai penjualan Facebook mencapai 300 juta Dolar Amerika. Tahun ini, dengan jumlah karyawan mencapai 1000 orang, nilai penjualan Facebook pada tutup tahun 2009 nanti diperkirakan mencapai 500 juta Dolar Amerika atau setara dengan Rp. 5 Trilyun!

Satu hal yang harap dicatat, bagi kita kaum Muslim adalah jangan sampai kita menjadi sesuatu yang idle dalam berinteaksi di internet, menyatakan bahkan hal kecil yang kita alami dan rasakan, sementara “tangan-tangan besar” yang tak terlihat sedang mempersiapkan skenario terhadap dunia Islam.
Sumber : swaramuslim

Sunday, August 23, 2009

Facebook Perbesar Peluang Selingkuh?

Anda seorang yang sangat gandrung pada Facebook? Berhati-hatilah, psikolog mengatakan media ini rawan selingkuh. Lha kok?

Pasangan suami istri diimbau berhati-hati akan pengaruh Facebook (Fb) terhadap hubungan keluarga mereka, karena FB dapat menyebabkan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh.

Psikolog Universitas Medan Area (UMA), Irna Minauli mengatakan, mudahnya akses dalam aplikasi FB untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya, memudahkan seseorang menjalin komunikasi dan hubungan yang luas tanpa ada batasan.

Kemungkinan berselingkuh tersebut disebabkan faktor hubungan perkawinan yang rusak, kurang harmonis, dan tidak langgeng. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa faktor tersebut juga dapat mempengaruhi hubungan pasangan suami-isteri yang baik.

Rusaknya hubungan rumah tangga menyebabkan salah seorang di antara mereka mencari pelarian dari masalah yang dihadapi dalam keluarga, sehingga membuat janji dengan teman yang selama ini dikenal baik, melalui FB. “Cinta lama bersemi kembali (CLBK) berpotensi besar terjalin di sana,” ucap Irna yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UMA, Selasa (7/7/2009).

Facebook memungkinkan seseorang untuk berkenalan, menjalin hubungan komunikasi dengan orang yang belum dikenal serta teman yang sudah dikenal, namun jarang atau secara kebetulan bertemu di FB sehingga usaha untuk menjalin hubungan yang lebih akrab mudah terjalin setelah perkenalan di FB tersebut.

Fenomena FB bagi generasi tua menjadi peluang untuk mencari teman-teman lama, baik sesama jenis maupun lawan jenis yang sudah lama tidak berjumpa, sehingga aplikasi tersebut dipergunakan untuk melakukan pendekatan lain. Sementara bagi generasi muda, FB menjadi peluang untuk mengenal teman baru.

Selain itu, FB memiliki unsur ketagihan yang menyebabkan seseorang menyediakan waktu yang intens untuk berkomunikasi dengan teman yang ia kenal di FB. Pasangan suami-isteri diimbau untuk mengawasi segala aktivitas lawan masing-masing di dunia maya tersebut, yakni dengan turut berpartisipasi secara aktif di FB, sehingga pasangan dapat memantau dan mengetahui segala rencana pasangannya. “Pantau dan waspadai juga teman-teman mereka di FB, siapa tahu mantan kekasihnya ada di daftar teman,” imbaunya. [ant/www.hidayatullah.com]


Friday, May 1, 2009

Keranjingan Facebook Sebabkan Mahasiswa Malas?


Anak Anda keranjingan Facebook? Berhati-hatilah. Temuan terbaru, ada kemungkinan terjadi penurunan nilai untuk siswa pengguna Facebook

Menurut studi yang dilakukan oleh Ohio State University, semakin sering seseorang menggunakan Facebook, semakin sedikit waktu belajarnya dan semakin buruk pula nilai-nilai mata pelajarannya.

Begitu tertulis dalam laporan studi yang mengambil sampel 219 mahasiswa Ohio State University. Namun penulis laporan mengatakan, laporannya hanya memperlihatkan kemungkinan hubungan antara penggunaan Facebook dan menurunnya nilai-nilai yang seseorang peroleh di sekolah.

Fakta-fakta pengguna Facebook, untuk mengetahui status yang dikabarkan oleh teman-teman mereka. Termasuk mengirim posting, menambah aplikasi, dan chatting (ngobrol) dengan sesama pengguna dan kenalan baru.

Studi menemukan, dengan kegiatan ini siswa jam telah menghabiskan waktu kurang dari satu jam per minggu.

Peneliti Ohio State University menyebutkan, 65 persen mahasiswa setiap hari mengakses Facebook minimal satu kali dan menghabiskan setidaknya satu jam di laman tersebut.

Yang menarik, 79 persen dari pengguna Facebook merasa bahwa menggunakan laman tersebut tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Namun yang terpengaruh adalah nilai ujian.

‘’Ini ibarat perbedaan antara dapat nilai A dan B,’’ kata Aryn Karpinski, peneliti Ohio State yang menanyai 219 mahasiswa untuk penelitiannya.

Jillian Pratt, seorang mahasiswa kimia di University of Alberta mengatakan, penggunaan Facebook tidak menyusahkan sama sekali baginya. Facebook hanya menjadi selingan pekerjaan.

Sumber : The Calgary Herald




Monday, April 6, 2009

Mau Kursus Facebook? Siapkan Dana 65 Juta!

Kursus Facebook. Kedengarannya memang aneh. Namun itulah faktanya, fenomena Facebook memang sukses membuat banyak orang mabuk Facebook.

Adalah Birmingham City University, sebuah perguruan tinggi yang kabarnya menawarkan pengajaran jenjang master tentang situs jejaring sosial (Facebook, Twitter dan Bebo). Pengajaran yang sedianya diadakan selama satu tahun itu akan mengajarkan pentingnya situs jejaring sosial sebagai alat pemasara dan komunikasi. Kursus yang menurut rencana akan diadakan pada tahun 2010 mendatang kabarnya telah diiklankan dalam bentuk video di situs universitas tersebut.

Jon Hickman (pelopor kursus tersebut) mengatakan kalau dirinya menerima respon yang baik dari para mahasiswa. "Kursus ini tidak hanya untuk IT geek, tapi juga untuk semua orang dan kaum awam. Selama kursus, kami akan menerangkan apa saja yang dapat dilakukan orang melalui Facebook dan Twitter, serta bagaimana mereka dapat menggunakan Facebook untuk tujuan komunikasi dan marketing. Ada banyak hal menarik, kursus ini juga akan mengajarkan bagaimana menjadi profesional dalam bidang PR dan jurnalistik," ungkap Hickman.

Lagi, Hickman mendeskripsikan bagaimana kursus tersebut dapat sejalan dengan pengajaran standar sebelum akhirnya disahkan oleh komite pendidikan. "Kursus ini sangat relevan dan sangat ilmiah. Ini adalah kursus jenis baru, sangat penting dan tidak perlu dipertanyakan. Media sosial sekarang sangat penting untuk pekerjaan, termasuk sektor pemasaran dan komunikasi," imbuh Hickman.

Menariknya, kursus ini tidak hanya mengajarkan seputar situs jejaring sosial, namun juga setting blog dan publikasi podcast. Namun demikian, kursus inipun sempat mendapat tanggapan kontra dari Jamie Waterman (20-seorang mahasiswa Birmingham). Sebuah alasan dilontarkan oleh Jamie menyangkut saat ini banyak orang yang sudah lihai menggunakan Facebook, sehingga dia menilai kursus itu hanya membuang waktu dan sumber daya universitas saja.

Sayangnya, kursus ini tidaklah gratis. Bila tertarik bersiaplah merogoh kocek sebesar US$ 6.564, atau sekitar 65 juta rupiah. Wow.



Thursday, March 26, 2009

Tak Ada Privacy untuk Account Facebook?

Facebook telah membuka akses membernya seluas-luasnya untuk kontrol privacy dari element profile mereka, sehingga siapa pun di situs jejaring social tersebut dapat melihat mereka. Dengan adanya pengumuman Senin (16/03) kemarin, Facebook telah membuat perubahan di awal bulan ini yang menyatakan bahwa sejumlah member Facebook-lah yang meminta kapabilitas baru ini.

Kini member Facebook dapat menemukan opsi membuka halaman profil mereka ke siapa pun di Facebook dan type content apa saja yang dapat dilihat, seperti update status, link, Wall post, dan video. Hal ini akan membiarkan orang lain di Facebook dapat melihat element dengan setting privacy “everyone”, tanpa harus menjadi teman atau share jaringan dengan user yang mengekspos content tersebut.

“Ini adalah setting tambahan untuk user yang berharap dapat share dengan audience yang lebih luas.” ungkap enginner Facebook, Mark Slee. Pilihan akses privacy ke “everyone” ini merupakan bagian dari usaha besar Facebook untuk menyatukan batas antara profil personal dan halaman layanan marketing Facebook. Halaman layanan marketing tersebut digunakan oleh perusahaan dan public figure untuk mempromosikan dirinya sendiri ke public di Facebook, yang akan menjadi interaksi dinamis dengan para fans mereka, dalam artian yang sama, yakni interaksi antar member dan teman mereka yang berpusat di profil personal user.

Sementara itu, profil personal member Facebookk juga telah berubah, sehingga user dapat share dengan semua 175 juta member Facebook, tidak hanya dengan teman atau jaringan geografis atau sekolah mereka. Menurut Facebook, ini adalah evolusi menarik dari Facebook dan tidak dimiliki oleh situs jejaring social lainnya.

Source :
BeritaNet.com



Facebook, Membuat Networking atau Not Working?


Facebook sejatinya digunakan untuk menjalin pertemanan atau networking. Namun dalam perkembangannya, laksana candu, ada yang menggunakan situs jejaring sosial ini secara berlebihan sehingga mengganggu aktivitas kesehariannya.

Hal inilah yang kemudian menjadi kekhawatiran terbesar bos/pemilik perusahaan ketika memutuskan melakukan pemblokiran. Yaitu karena takut produktivitas karyawan menurun lantaran terlalu sering Facebook-an.

Awal kehadirannya di tengah persaingan situs jejaring sosial, Facebook menggebrak dengan fitur-fiturnya yang dianggap revolusioner atau lain dari yang lain.

Fitur yang paling terkenal di Facebook adalah tagging atau memberi tanda tiap-tiap orang yang ada dalam foto tersebut sesuai dengan namanya masing-masing.

Selain tagging, keunggulan Facebook yang lain adalah tersedia berbagai aplikasi di situs ini dan fasilitas chatting. Sehingga jika ingin chatting dengan teman, user tak perlu lagi membuka aplikasi baru.

Seorang karyawati yang berkantor di Jakarta Selatan bernama Kinan mengaku, jika setiap hari datang ke kantor dan menyalakan komputer, maka secara otomatis pasti bakal terbuka pula halaman Facebook miliknya. "Soalnya sudah di-save page, jadi tak perlu login lagi," ujarnya kepada detikINET, Rabu (11/3/2009).

Lain lagi dengan Yulia. Ia mungkin tergolong freak untuk Facebook-an. Bagaimana tidak? Diakuinya, seringkali jika mengutak-atik ponsel yang ia lakukan hanyalah mengecek Facebook, bukan untuk cek SMS atau telepon.

"Sepanjang hari memantau Facebook, tapi di sela-sela jam kerja. Sejumlah aplikasi di Facebook juga sering dijajal," tukasnya.

Sementara menurut pengakuan pembaca detikINET bernama Arief Munandar, dirinya malah bersyukur di perusahaan tempatnya bekerja Facebook diblokir sejak 6 Maret lalu. Alasannya, karena dianggap mengganggu produktivitas.

Bahkan bukan Facebook saja, situs lain seperti Friendster, situs trading online hingga layanan blog juga menjadi korban pemblokiran. "Banyak sekali pemain saham online di sini. Sering schedule saya kacau karena terbentur dengan para pemain saham gadungan ini," ketusnya.

Promosi, Obama dan Caleg

Pun demikian, Facebook tak selalu dicitrakan negatif. Banyak pula manfaat yang menyertai situs besutan Mark Zuckerberg ini.

Misalnya, Facebook dapat dijadikan sebagai media yang efektif untuk melakukan promosi. Menurut pembaca detikINET yang berinisial 'Smote', lewat Facebook, justru perusahaan bisa memanfaatkan karyawannya untuk melakukan marketing produk mereka kepada jaringan teman karyawannya.

Jadi tak perlu lagi mencari massa untuk melakukan promosi. Penawaran produk bisa dilakukan melalui jaringan pertemanan yang sudah tersedia di Facebook.

Selain itu, bukti sahih yang telah terbukti manjur adalah ketika Facebook dijadikan sebagai senjata oleh Barack Obama untuk memenangkan pemilu memperebutkan kursi nomor satu di Amerika Serikat.

Saat itu, melalui account Facebook-nya, Obama berhasil menggalang kekuatan hingga ratusan ribu pendukung yang mengusungnya untuk menjadi presiden AS.

Cara ini pula yang coba dilakukan oleh para caleg Tanah Air untuk mempromosikan dirinya sekaligus meminta dukungan. Mereka ada yang membuat grup khusus, namun ada pula yang meng-add pengguna Facebook lain satu per satu.

Source :
DetikInet.com

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...