Thursday, August 28, 2008

Indonesia Minim Pusat Riset Manajemen

Indonesia masih kekurangan Pusat Riset Manajemen. Minimnya fasilitas riset di bidang manajemen itu akibat kurangnya minat menulis di kalangan akademisi.

Direktur Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Universitas Indonesia (UI), Ruslan Prijadi, mengatakan dosen-dosen di berbagai universitas di Tanah Air belum aktif menulis di jurnal-jurnal baik di tingkat lokal maupun global.

“Saya melihat banyak dosen di Indonsia yang kurang berminat untuk menulis secara akademik. Padahal jurnal itu kan penting,” tandas Ruslan, di sela Master Journey in Management hari Rabu (6/8) di Jakarta.

Ia menambahkan, fasilitas Pusat Riset Manajemen di Indonesia jumlahnya masih dibawah sepuluh. “Pusat Riset Manajemen di Indonesia hanya ada di universitas besar. Idealnya setiap universitas harus punya fasilitas tersebut,“ ujarnya.

Kebutuhan akan program pascasarjana Ilmu Manajemen yang berkualitas tinggi di Indonesia dirasakan amat mendesak. Hal itu mengingat arus globalisasi dimana persaingan antar program studi terjadi tidak saja di lingkungan nasional, tapi juga internasional. Selain itu, dengan berkembangnya perekonomian nasional, kebutuhan akan sumber daya manusia yang menguasai Ilmu Manajemen secara mendalam terus meningkat.

Pusat Riset Manajemen UI didirikan sejak 2006. Fasilitas itu bertujuan merintis dan mengembangkan kegiatan seperti Master Journey in Management (MJM) sehingga meningkatkan kualitas hasil riset.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...