Saturday, August 30, 2008

Menghindari Persepi Negatif dari Atasan

Pernahkah Anda terkejut melihat reaksi atasan terhadap beberapa tindakan yang Anda lakukan di kantor? Pernahkan Anda berpikir bahwa Anda telah berusaha melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan menurut Anda sudah melakukan hal yang paling positif, tetapi ternyata tanggapan yang diberikan atasan justru sebaliknya?

Persepi Negatif Atasan
Benar. Sering kita berusaha melakukan suatu tugas yang dibebankan dengan baik tetapi justru diterima dengan persepsi yang negatif oleh sesama rekan kerja. Misalnya, berusaha membantu sesama rekan sekerja, tapi atasan justru menganggap Anda tidak fokus terhadap tugas dan tanggung jawab Anda.

Perbedaan perspektif dan prioritas dapat memberi pandangan yang berbeda terhadap kontribusi yang Anda berikan di tempat kerja. Tidak ada aturan khusus untuk menghindari perbedaan-perbedaan ini, karena perbedaan merupakan hasil campuran yang spesifik antara kepribadian dan kebudayaan individu yang bersangkutan.

Kendati begitu, ada beberapa kesalahpahaman yang lebih sering terjadi. Untuk membantu mengurangi kemungkinan ketidakpuasan atasan terhadap Anda, coba, deh, simak beberapa perilaku yang umum yang kita pikir atau pandang sebagai hal positif tetapi menurut bos justru hal yang mengganggu.

Mengerjakan sesuatu pekerjaan tanpa melibatkan atasan
Persepsi Anda: Anda memiliki kemandirian dan inisiatif.
Persepsi atasan: Anda sulit dikendalikan.

Mungkin Anda berpendapat sudah melakukan yang terbaik untuk perusahaan dengan sikap Anda yang proaktif serta inisiatif yang bermanfaat, tetapi atasan memandang Anda sebagai seseorang yang sulit dikendalikan dan tidak bisa diatur.

Harus diingat, mungkin menurut Anda telah melakukan sesuatu yang berguna bagi perusahaan namun tidak demikian menurut atasan karena mungkin ia memiliki prioritas yang lain. Nah, sebelum membuang waktu untuk sebuah pekerjaan, pastikan Anda mendapat persetujuan terlebih dahulu dari atasan.

* Menghindari konfrontasi
Persepsi Anda: Anda melakukan yang terbaik demi keharmonisan tim kerja.
Persepsi atasan: Anda tidak tegas dan kurang berani.

Kadang-kadang Anda harus pandai-pandai berdiplomasi. Sesekali harus berani untuk mengatakan tidak dan bersikap tegas.

* Terlibat perdebatan panjang untuk hal yang tidak prinsip
Persepsi Anda: Anda sangat teliti dan memperhatikan segala sesuatu sampai hal-hal yang kecil-kecil.
Persepsi atasan: Anda tidak mengerti permasalahannya secara garis besar.

Kadang-kadang ego dan rasa bangga akan diri sendiri terjadi di tempat kerja dan Anda merasa perlu berargumentasi untuk menjelaskan pandangan, bahkan untuk hal-hal yang kecil, karena menurut Anda, Anda benar. Tetapi pada saat melakukan hal ini demi memperkuat rasa percaya diri, Anda mungkin memberikan pesan yang salah pada atasan.

Atasan akan menganggap Anda terlalu cepat memberikan reaksi dan selalu merasa paling benar. Masalah sepele jangan sampai mendominasi rapat, terutama bila ada hal yang jauh lebih penting yang harus didiskusikan.

* Menyendiri, tidak membaur
Persepsi Anda: Anda memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan profesional.
Persepsi atasan: Anda mungkin bukan merupakan tim kerja yang terbaik.

Banyak orang yang lebih senang menyendiri dan tidak bergabung dengan rekan sekerja yang lain, baik pada saat istirahat atau saat acara kantor. Mungkin bagi Anda kehidupan sosial Anda tidak ada hubungannya dengan perusahaan, Tapi jangan lupa, atasan mungkin tidak memiliki pandangan yang sama.

Kemungkinannya bisa saja untuk kasus-kasus tertentu atasan menganggap sikap menyendiri Anda sebagai ketidakmampuan Anda untuk bergaul dengan rekan sekerja yang lain. Tetapi bisa juga untuk kasus-kasus yang lain, atasan menganggap Anda memamerkan kemandirian secara berlebihan. Yang perlu diingat, usahakan untuk tidak bersikap ekstrem. Sebaiknya Anda harus mampu mengimbangi diri, kapan harus membaur dan kapan tidak.

Sumber: Tabloid Nova

1 comment:

  1. Assallamuallaikum Punten kang diantos kasumpinanana didiyeu http://forum.bloggergarut.or.id

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...